INDRAMAYU MP - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, bersama dengan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Saksikan peluncuran Aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR) secara virtual di gedung Satuan Penyelenggaraan Administrasi (Satpas) Polres Indramayu, Selasa (13/04/2021). Di luncurkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya secara virtual Kapolri mengatakan nantinya melalui aplikasi SINAR, perpanjangan SIM dapat dilakukan masyarakat secara online lewat handphone. "Hari ini, masyarakat Indonesia baik yang di dalam maupun di luar negeri kita harapkan bisa mendapatkan pelayanan perpanjangan SIM dari rumah atau di mana masyarakat berada cukup dengan menggunakan aplikasi Samsat digital nasional atau Sinar yang ada di handphone," kata Sigit. Syaefudin dalam kesempatan sama menganggap, peluncuran program ini merupakah satu terobosan yang baru, karena di era digital sekarang mau tidak mau Masyarakat akan dihadapkan dengan teknologi. “Ini merupakan terobosan aplikasi yang sangat bagus dari Polri, karena sekarang dengan berkembangnya zaman, mau tidak mau masyarakat akan selalu dihadapkan dengan teknologi. Apalagi tadi disampaikan juga pada launching aplikasi SINAR ini, keinginan nantinya membuat SIM akan semudah seperti memesan Pizza, hanya melalui ponsel saja”. Ucap Syaefudin.TIM MP

INDRAMAYU (MP)  - Masyarakat Yang Tergabung Dalam Paguyuban Nelayan Indramayu Dan Forum Masyarakat Peduli (FMP) Mendatangi  Gedung Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu. Kamis (01/04/2021)

Bertempat Di Ruang Rapat  Bapemperda DPRD Kabupaten Indramayu Paguyuban Nelayan Indramayu dan Forum Masyarakat Peduli dalam audensi ini Di Terima Langsung Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin, SH Didampingi Sekretaris Komisi III H Ahmad Fathani, Sekretaris Komisi IV Abdul Rojak  Serta Dinas Perhubungan, Diskanla.

Di hadapan Pimpinan dan Anggota DPRD kabupaten Indramayu ketua Forum Masyarakat Peduli asep sumarna bersama Paguyuban Nelayan Indramayu mendesak Kompensasi dan realisasi Corporate Responsibility (CSR) untuk nelayan terdampak pembangunan pelabuhan Internasional patimban, yang beroperasi di wilayah itu agar segera membayarkan tanggung jawab sosial dan lingkunganya kepada warga, pelabuhan Internasional patimban, Sudah melakukan kegiatan pembangunan. Namun kompensasi yang menjadi kewajiban belum pernah menyentuh terhadap para nelayan.

Hal ini disampaikan salah satu perwakilan nelayan, junanto. Menurut junanto, persoalan yang saat ini dihadapi nelayan adalah persoalan perut. “Lahan kami sudah terdampak dan pendapatan juga menurun, nelayan merasakan ada dampak dari pembangunan Pelabuhan Patimban pada hasil tangkapanya” jelas junanto.

Sementara Itu, Perwakilan, Dul Wahid Senada Dengan Junanto. “ Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tidak Pernah Memberikan Solusi Yang Tepat Bagi Para Nelayan Yang Terdampak,” Katanya.

Kami berasal dari Rakyat dan akan memperjuangkan rakyat, Karena bagaimanapun juga walaupun keberadaan Pelabuhan internasional patimban secara letak geografis berada di perbatasan wilayah Subang dan indramayu, dengan adanya pembangunan pelabuhan internasional patimban tersebut otomatis dampak nya itu sampai wilayah Indramayu.

"pelabuhan internasional patimban memang harus ada efek yang baik untuk lingkungan sekitar. Baik untuk Indramayu pada khususnya dan Jawa barat secara umum,” tegas fathani

“Hari ini, telah di dengarkan dan kami catat untuk pembahasan selanjutnya, kami Berharap kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini, semua perusahaan yang di Indramayu harus  bermanfaat khususnya bagi lingkungan sekitar umumnya bagi rakyat indramayu. Baik BUMN, BUMD, Perusahaan swasta itu harus ada manfaat untuk masyarakat” pungkas fathani.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Indramayu Abdul Rojak menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan internasional tersebut, pasti akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan nasional. Dengan jelas ia menyampaikan akan memberikan keberpihakan dan prioritas kepada rakyat agar tidak ada yang tersakiti.

 “Saya sebagai Anggota Dewan tentu utamanya kepada rakyat. Pembangunan boleh, pembangunan itu tujuannya untuk mensejahterakan rakyat secara nasional tetapi tanpa mengabaikan kesejahteraan warga masyarakat yang terkena dampak pembangunan tersebut, tegasnya. TIM MP

INDRAMAYU (MP) Dewan pimpinan daerah Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin menerima permintaan Audiensi kelompok Karang taruna Kelurahan Karangmalang, Rabu (24/02/2021). Audiensi ini dilakukan untuk menyampaikan beberapa keluhan dan usulan warga Keluarahan Karangmalang selama beberapa bulan kemarin.

Sekretaris Karang taruna Kelurahan Karangmalang, Malik. Menyampaikan keluhan dan sarannya kepada Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin. Dalam Audiensinya, Malik menanyakan tentang bagaimana tata kelola Pasar Baru, karena masyarakat menduga daerah mereka mengalami  banjir dikarenakan aliran Air selokan yang mati karena pembangunan Pasar baru.

Selanjutnya malik menyampaikan bahwa keinginan para anggota karang taruna untuk dibina dalam pengelolaan pasar baru tersebut, malik menyadari bahwa pemuda kelurahan Karangmalang belum mempunyai skill yang mumpuni untuk membantu mengelola bangunan pasar baru.

“ Kami sadar pemuda karangmalang tidak mempunyai SDM yang mumpuni, sehingga kami ingin dibina agar mampu dilibatkan dalam kegiatan pengelolaan pasar baru. Supaya kami juga dapat mencari rezeki sendiri dari pengelolaan pasar baru, dan jangan sampai nantinya pasar baru itu hanya menguntungkan orang-orang dari luar indramayu saja.” Ucap Malik.

Syaefudin yang mendengar keluhan ini langsung mengambil tindakan dengan menelfon kepala dinas terkait untuk meminta kejelasan dan solusi yang dikeluhkan karang taruna sebelumnya. Syaefudin mengatakan akan mengundang kepala dinas terkait untuk ikut beraudiensi dengan Karang taruna Karangmalang. Syaefudin sangat antusias mendengar keluhan kelompok pemuda  ini, dirinya mengaggap kegiatan yang dilakukan karang taruna ini menjadi cerminan yang bagus bagi pemuda lainnya untuk selalu berpikir kritis dalam membangun Kabupaten Indramayu.

“ saya sudah menelfon beberapa kepala dinas terkait, nanti akan saya datangkan untuk mengikuti audiensi dengan teman-teman karang taruna. Jadi nanti harapannya karang taruna akan dapat langsung mendapatkan jawabannya langsung dari dinas terkait. Dan saya secara pribadi senang, melihat pemuda-pemuda indramayu ini masih banyak yang ingin menyuarakan keluhannya dan saran sumbangsih mereka, tindakan mereka adalah semata-mata bentuk kepedulian mereka pada daerah mereka.” Kata Syaefudin.TIM MP

INDRAMAYU MP - Kejaksaan Dalam Negeri (Kejari) Kabupaten Indramayu menyatakan siap menjadi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Senin (12/04/2021). Menyematkan diri dengan tagline Kejari “Reborn” (Ramah, Elegan, Berintegritas, Optimis, Responsif, dan Nyata). Dengan Tagline tersebut menjadi simbol yang melahirkan kejari yang baru dan akan melayani masyarakat Indramayu dengan Sepenuh hati. Dilaksanakan pada sebuah apel, Pencanangan Kejari Reborn ini dihadiri Oleh Bupati Hj. Nina Agustina, Ketua DPRD H. Syaefudin, Serta Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Denny Achmad dalam pidatonya menjelaskan, reformasi birokrasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Indramayu merupakan salah satu langkah yang kita ambil untuk mewujudkan keinginan pemerintah untuk melakukan penataan sistem organisasi yang baik. “ Kejaksaan Negeri Indramayu sudah membetuk Tim Khusus untuk mensukseskan Zona Integritas WBK dan WBBM ini. Kami terlahir kembari dengan semangat kerja baru” Sambung Denny. Dikesempatan yang sama Ketua DPRD Indramayu, H. Syaefudin, Mengapresiasi pencangan Zona Integritas Kejaksaan Negeri Indramayu, menurutnya dengan ini Pemerintahan Kabupaten Indramayu selangkah lebih maju demi mewujudkan Pemerintahan yang Bermartabat. “ Saya sangat mengapresiasi yang dilakukan Kepala kejaksaan Negeri Indramayu dan jajarannya, karena dengat di camkannya Kejaksaan Negeri Indramayu sebagai zona Integritas ini akan mendekatkan Kabupaten Indramayu menjadi Sistem birokrasi dan Pemerintahan yang Bermartabat. “ Ucap Syaefudin. TIM MP

INDRAMAYU (MP)- Ketua DPRD Indramayu H Syaefudin, SH Bersama Bupati Nina Agustina Da'i Bachtiar Di dampingi Forum komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPIMDA) Mengunjungi pengungsi kebakaran PT. Pertamina (Persero) Revenery Unit VI Balongan.

Bertempat di Gedung Olahraga Komplek perumahan Bumi Patra Ketua DPRD kabupaten Indramayu melihat secara langsung situasi kondisi para pengungsi pasca ledakan & kebakaran yg terjadi di Kilang Minyak PT. Pertamina (Persero) Revenery Unit VI Balongan.

Kedatangan kami sedikitnya bisa menghibur secara psikologis agar mereka tabah dan selalu diberikan kesehatan, kita percayakan penanganan kebakaran kepada pihak yang berwenang, dan insya Allah akan kembali normal.ungkap Ketua DPRD

Dalam peninjauan tersebut, mereka membagikan berbagai bahan makanan ringan seperti biskuit, minuman, masker, dan juga hand sanitizer.

Setelah melihat kondisi dan situasi korban Ledakan & kebakaran di GOR Bumi Patra kami langsung bergeser ke Gedung Pendopo Indramayu, bersama Ibu Bupati melanjutkan pertemuan dengan pihak PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan dalam agenda mendengarkan presentasi dari pihak terkait perihal kejadian kemarin.

"Saya akan pertanyakan dan tekankan kepada mereka tentang Safety Management di area Kilang minyak 1". Kata Ketua DPRD H. Syaefudin, SH. TIM MP

 

INDRAMAYU (MP) Bertempat di ruang Command Center dan Pendopo Indramayu pimpinan DPRD kabupaten Indramayu beserta Forum komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPIMDA) Indramayu hadiri Video Conference (Vicon) Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indramayu Periode Tahun 2021 - 2026 Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., C.R.A dan Lucky Hakim oleh Gubernur Provinsi Jawa barat H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. Jumat 26 February 2021.

Dengan Penuh khidmat Gubernur Jawa barat Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D melantik Bupati wakil bupati Indramayu, Sukabumi dan Pangandaran, juga walikota dan wakil walikota Depok masa jabatan 2021-2026 di Gedung Merdeka Bandung.

Gubernur Provinsi Jawa barat H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D dalam Sambutannya Jadilah Seorang pemimpin yang amanah dan bisa menjadi contoh bagi Masyarakat yang akan di pimpin, sehingga akan menjadi pemerintah yang bermartabat dan solid di Mata Pemerintah Dan Harus menjadikan daerahnya sebagai pusat investasi kalau kita bertekad menjadi salah satu provinsi juara di Asean

Bersemangatlah jadi wilayah swasembada pangan adalah ekonomi yang kuat tangguh karena itu kepada Bupati yang lahannya masih kosong masih banyak tolong manfaatkan produktivitasnya,  fokus pada reformasi kesehatan ingin mengajarkan kalau kita lemah dalam bidang kesehatan maka memporak-porandakan Seluruh dimensi maka fokuskan dalam pencapaian informasi kesehatan dan ekonomi digital ekonomi hijau dan Pariwisata ekonomi baru ini.

 “ Mudah-mudahan bisa dipahami sebagai cara pandang Baru mari kita beradaptasi dengan profesi Jadi itulah pesan integritas bangun dengan melayani sepenuh hati, bangun profesionalisme selalu beradaptasi terhadap hal-hal baru  “. Tegasnya.

Ketua DPRD kabupaten Indramayu H Syaefudin SH Mengatakan Selamat atas dilantiknya Ibu Nina Agustina, SH, MH dan Bapak Lucky Hakim menjadi Bupati & Wakil Bupati Kab. Indramayu Periode 2021 - 2026

“ Harapan Saya sebagai Ketua DPRD juga mewakili Masyarakat Indramayu semoga Amanah, Manfaat serta Indramayu menjadi lebih baik lagi ke depannya dan tetap selalu ber Sinergi dengan Legislatif “. Ungkapnya.TIM MP

INDRAMAYU MP - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, bersama Bupati Indramayu Hj, Nina Agustina yang didampingi oleh seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menghadiri pembukaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri Indramayu (Kadin), Rabu (07/04/2021). Acara ini juga bermaksud diresmikannya Kantor Sekretariat Kadin Indramayu dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Indramayu serta serah jabatan kepengurusan periode baru.

Ketua Kadin Indramayu, H. Maman Suparman yang pada sambutan pembukaannya mengatakan bahwa Kadin pada kepengurusan kedepannya akan terus selalu meningkatkan nilai jual UMKM Indramayu dan menciptakan pasar bagi produk UMKM olahan masyarakat Kabupaten Indramayu. Kedepannya Kadin juga akan selalu memfasilitasi pelaku usaha agar mampu berkembang dan dapat bersaing di pasar Jawa Barat dan Nasional.

“Kadin akan selalu berusaha untuk menjadi wadah bagi para UMKM di indramayu untuk berkembang dalam mensejahterakan nilai jual produk-produk local, dan Kadin juga akan selalu berjuang guna Produk-produk olahan Lokal akan mampu bersaing di kanca Provinsi Jawa Barat maupun Nasional.” Ucap Maman.

Syaefudin mengharapkan pada kepengurusan Kadin yang baru ini akan menjadi Kompas bagi para pengusaha-pengusaha yang ada di Indramayu, Terutama produk-produk UMKM hasil produk olahan Masyarakat Indramayu yang di masa pandemi ini harus diangkat daya saingnya.

“Dipengurusan yang baru ini semoga Kadin dapat menjadi tujuan dan wadah bagi para pengusaha-pengusaha yang ada di indramayu, terutama para pengusaha Produk UMKM yang ada di Indramayu, karena di era pandemic ini saya yakin semua berdampak tapi harapan saya dengan adanya Kadin akan mampu membantu meningkatkan nilai jual para pengusaha UMKM Kabupaten.” Kata Syaefudin. TIM MP

INDRAMAYU (MP) - Ketua DPRD, H. Syaefudin, beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu hadiri rapat Koordinasi dengan Pt.Pertamina yang diadakan oleh Bupati Indramayu, terkait meledaknya salah satu Fasilitas Kilang Minyak RU VI Balongan, Rabu (31/03/2021). Bencana yang mengejutkan hampir seluruh Indonesia ini memang sangat berdampak bagi masyarakat Indramayu, terutama masyarakat Kecamatan Balongan.

Wakil Ketua DPRD, H. Sirojudin, yang hadir pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pihak Pertamina harus segera memberikan kebijakan bagi seluruh Masyarakat yang berdampak secara merata, terutama pemulihan trauma yang dialami masyarakat sesegera mungkin. Sirojudin pun menganggap kejadian ini sangat disayangkan karena Pertamina menurutnya sudah menjadi salah satu ikon yang ada di Indramayu, dan sebagai salah satu pengangkat ekonomi Kabupaten Indramayu.

“Saya sangat salut penanganan Pertamina terhadap bencana ini, tapi saya berharap kebijakan bantuan atau ganti rugi ditetapkan secepatnya sebelum banyak oknum-oknum yang memanfaatkan kejadian ini, kemudian pemulihan batin dan kondisi sikis para korban juga perlu dilakukan guna menghilangkan trauma dari kejadian ini. mau bagaimanapun Pertamina Balongan ini sudah menjadi salah satu ikon yang ada di Kabupaten Indramayu, pengangkat ekonomi Kabupaten juga terlebih masyarakat yang tinggal disekitarnya.” Ucap Sirojudin.

Syaefudin dalam rapat tersebut mengatakan perlu dibentuk Tim Khusus dari Pemerintah Daerah, Pertamina, dan Forkopimda, dan mengharpkan masyarakat jangan mudah tersulut oleh kabar berita yang belum jelas sumbernya, karena menurutnya pihak Pertamina sudah berkordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda sebaik dan semaksimal mungkin dalam penanganan korban terdampak.

“ setelah banyak usulah yang disampaikan tadi, saya anggap perlu ada tim khusus yang dibuat oleh seluruh jajaran Forkopimda dan Pemda yang nanti bekerja sama dengan pihak Pertamina untuk memperbaiki semua ini kembali seperti semula.saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing dan tersulut oleh kabar berita yang belum jelas sumbernya, Saya rasa penanganan Pertamina dan Pemerintah Daerah ini sudah sangat baik dan termasuk cepat dan tanggap”. Ucap Syaefudin.

Dirinya juga menambahkan bahwa sangat mengapresiasi tindakan Pemerintah Daerah yang sudah mau membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang menjadi korban bencana ini, menurut Syaefudin ini mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa Pendopo merupakan milik masyarakat. Dan berharap bahwa kejadian seperti ini akan menjadi yang terakhir kalinya.

“Saya sangat mengapresiasi sekali tindakan yang dilakukan Ibu Bupati Indramayu, Nina Agustina, yang sudah membuka pintu Pendopo Indramayu selebar mungkin bagi Para Korban bencana sebagai posko pengungsian sementara, ini menjadi simbol dan pengingat bagi kita semua bahwa pendopo Indramayu memang milik masyarakat Indramayu. Saya juga berharap kejadian ini tidak akan terulang kembali kedepannya.” Sambung Syaefudin. TIM MP

INDRAMAYU (MP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indramayu menerima kunjungan dari Tiga DPRD, Senin (22/02/2021). Tiga DPRD tersebut antara lain adalah DPRD Kabupaten Temanggung, DPRD Kota Tegal, dan DPRD Kabupaten Demak. Kunjungan kerja ini diterima langsung oleh Ketua Badan Kehormatan, H.Ruyanto yang didampingi anggota Komisi IV, H. Muhammad Ali Akbar.

Kunjungan ketiga DPRD ini memiliki agenda dan tujuannya masing-masing, DPRD Kabupaten Temanggung yang  melakukan kunjungan kerja terkait persiapan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020. DPRD Kota Tegal berkaitan dengan Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi serta penangan banjir diIndramayu, dan DPRD Kabupaten Demak Pendanaan dan Target sasaran Vaksinasi Covid-19 di Indramayu.Diskusi Panel kali ini juga turut mendatangkan dinas terkait antara lain adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ali Akbar yang merupakan anggota Komisi IV mengatakan tentang penyelenggaraan menara telekomunikasi di Indramayu sendiri sudah dibuat dan diatur dalam Peraturan daerah No.21 Tahun 2012. Dalam penanganan banjir di Indramayu hal pertama yang dilakukan adalah menutup tanggul-tanggul karena Indramayu sendiri jika terjadi banjir merupakan kiriman dari luar Daerah, dan bagi daerah yang terkena dampaknya DPRD Indramayu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk mebuat posko bencana dan menyalurkan Bantuan untuk daerah yang terkena dampak.

“ Untuk penyelenggaraan menara telekomunikasi ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah No.21 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan menara Telekomunikasi bersama di Kabupaten Indramayu, dan untuk penanganan sendiri kita di Indramayu ini hanya akan terjadi bencana banjir karena kiriman air dari tanggul daerah lain yang sudah tidak dapat menampung air lagi, sehingga penanganan yang dilakukan pertama adalah untuk menutup tanggul-tanggul yang jebol tersebut, dan kami bekerjasama dengan BPBD untuk pembangunan posko bencana dan pembagian Bantuan untuk daerah yang terkena dampak agak merata dan menyeluruh.” Ucap Ali Akbar.

Pimpinan Diskusi, H.Ruyanto mengatakan bahwa Kunjungan Kerja yang dilakukan oleh Tiga daerah sekaligus ini merupakan langkah menghemat waktu, yang dapat memperoleh informasi dan ilmu yang secara efisien, dan harapannya agar tetap bias menjalin hubungan baik dengan para anggota Legislatifdari Daerah lain.

“Saya senang jika kunjungan kerja ini dilakukan dihari dan jam yang bersamaan, karena nanti kita dapat saling bertukar opini didalam kegiatan rapat ini. Bahasannya juga akan lebih kompleks, makannya saat ini saya juga mengundang dinas-dinas terkait agar jawaban yang ditanyakan dari teman-teman legislative disini akan semakin jelas, dan semoga kedepannya Indramayu dapat menjalin hubungan baik dengan teman-teman legislatifdari Daerah-daerah lain.” Kata Ruyanto. TIM MP

INDRAMAYU MP - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, menerima audiensi dan menampung aspirasi Serikat Honorer Pendidik dan Tenaga Kependidikan (SHPTK). Rabu (07/04/2021).

Ada dua yang menjadi keluhan SHPTK pada audiensi kali ini, yang pertama, meminta bahwa guru honorer ini untuk di sejahterakan dengan didukung dengan Peraturan Daerah (Perda), Kedua yakni meminta DPRD ikut andil dan Mendesak adanya kenaikan di anggaran upah guru honorer.

Didampingi oleh Ketua Komisi 2 (Dua), Dalam, dan Anggota Komisi 3 (Tiga), Abdul Rohman. Kang Udin, (Sapaan H. Syaefudin), mengatakan bahwa audiensi ini merupakan salah satu keluhan para guru honorer, yang memang di Indramayu sendiri banyak yang belum ter-sejahterakan haknya.

“saya mewakili anggota dewan lainnya, akan selalu menerima audiensi dengan tangan terbuka, apalagi sekarang yang meminta adalah serikat tenaga pendidikan honorer, yang mana pembuat pondasi generasi cerdas yang ada di indramayu, sehingga harus dianggap serius keluhan seperti ini.” Ucap Kang udin.

Dalam, selaku Ketua Komisi 2 (Dua) yang mana membidangi tentang pendidikan, mengatakan akan merapatkan hasil audiensi dengan seluruh anggotanya, kemudian akan diadukan secara langsung dengan Bupati, Nina Agustina, dan perangkat Daerah yang berkaitan dengan Pendidikan.

“Aspirasi ini akan segera kami bahas dengan seluruh anggota Komisi Dua, kemudian  akan kami lanjutkan ke Bupati Indramayu dan jajaran terkait, komisi 2 akan terus memperjuangkan Hak kesejahteraan Tenaga Pendidikan Honorer.” Ucap Dalam.

Ketua SHPTK, Ismail, berterima kasih kepada Ketua DPRD dan anggotanya yang sudah mau mendengarkan keluh kesah dari teman-teman guru honorer, dan harapannya dari audiensi ini, seluruh guru Honorer di Indramayu akan mendapatkan kabar baik.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak H. Syaefudin dan anggota yang sudah mau menerima audiensi kami, sudah lama kami ingin menyampaikan keluhan-keluhan dari guru honorer. Dan harapannya dari hasil audiensi ini kami akan mendapatkan kabar baik.” Kata Ismail. TIM MP

INDRAMAYU (MP) Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Indramayu, H.Syaefudin hadiri kegiatan pisah sambut kepala Kejaksaan Indramayu, Rabu (03/03/2021). Kegiatan yang dilaksanakan di kantor kejaksaan Indramayu ini turut dihadir seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu.


Douglas Pamino Nainggolan SH., MH. Yang telah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu kurang lebih selama setahun, harus dipindahtugaskan di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengan di Palankaraya sebagai Asisten tindak pidana khusus. Douglas nantinya akan digantikan oleh Denny Achmad SH., MH. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Indramayu.
Syaefudin yang sudah bekerja sama dengan Douglas selama beliau menjabat di kejaksaan, menganggap Douglas merupakan Pemimpin yang memandang tinggi unsur kejujuran dan memperhatikan anggotanya layaknya saudaranya sendiri. Syaefudin yakin dimanapun dia ditempatkan maka tempat kerja tersebut akan beruntung memiliki seseorang seperti Douglas.


“ Saya harap bapak Douglas sukses di tempatnya yang baru, beliau merupakan sosok pemimpin yang dapat dicontoh dan dikagumi di jajaran Forkopimda sendiri. Jangan pernah lupakan Indramayu karena kami akan terus selalu menyambut Bapak Douglas dengan tangan terbuka dan senyuman nan hangat.” Sambungnya.


Syaefudin juga menantikan untuk menjalin kerjasama dengan Kepala Kejaksaan Negri Indrmayu yang baru, Denny Achmad SH., MH. Syaefudin berharap hadirnya Denny di jajaran Forpimda Kabupaten Indramayu akan mampu memajukan Kabupaten Indramayu. TIM MP

INDRAMAYU (MP) Perwakilan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indramayu melakukan audiensi dengan Wakil Rakyat Di Geudng DPRD Kabupaten Indramayu , Senin (15/2/2021).

Kegiatan Audensi Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Indramayu di temui langsung Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin,SH di ruang Rapat Pimpinan DPRD Indramayu.

Di temui langsung ketua DPRD Kabupaten Indramayu Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyampaikan perihal banyak ditemukannya minimarket yang melanggar Peraturan Daerah (perda) Kabupaten Indramayu Nomor 4 Tahun 2014, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan serta Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indramayu Raka Indra Lukmana mengatakan dengan Tegas, mestinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu harus menindak Tegas dan tak pandang Bulu dalam  menegakkan Peraturan Daerah (PERDA). Pasalnya, banyak pasar modern atau minimarket yang menyalahi isi yang terkandung Dalam Perda Daerah (PERDA) tersebut.

"Banyak minimarket yang belum mendapatkan ijin serta yang ijinnya belum diperpanjang tapi malah dibiarkan beroperasi tanpa ada teguran dari pemerintah, waktu operasional pun masih ada beberapa yang buka 24 jam, padahal sudah jelas dalam perda tidak diperbolehkannya buka lebih dari jam 11 malam," Tegasnya.

Atas pembiaran tersebut, PC PMII Kabupaten Indramayu menilai Pemerintah kabupaten Indramayu tidak tegas dan tutup mata atas menjamurnya minimarket yang tidak taat aturan. Karena itu, PMII menuntut Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menutup atau mencabut ijin minimarket yang melanggar Peraturan Daerah (PERDA) tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin,SH. mengungkapkan Apa Yang Menjadi keluhan masyarakat dan Harapan PC PMII Indramayu terkait  keberadaan perihal banyak ditemukannya minimarket yang melanggar Peraturan Daerah (perda) Kabupaten Indramayu Nomor 4 Tahun 2014, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan serta Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

" Kami akan Tindak lanjuti melalui Rapat Komisi Komisi dan akan Memanggil pihak terkait yang terlibat" Tegasnya.

Di akhir Kegiatan Audensi Pengurus Cabang (PC) pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Indramayu menyerahkan berkas beberapa Temuan dilapangan yang melanggar PERDA.TIM MP