Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H.Taufik Hidayat, SH.,M.Si di dampingi Sekwan Iding Syafrudin,SE MSi, Selasa, 27/03/2018 menerima Ketua Panwaslu Kabupaten Indramayu Nurhadi, S.Pd di ruang kerja Ketua DPRD, untuk membahas aturan kepemiluan dan Pilkada Jabar 2018.

Pada kesempatan tersebut Ketua Panwaslu Kabupaten Indramayu banyak memaparkan program-program pengawasan partisipatif, diataranya pengawasan berbasis teknologi informasi Gowaslu, yang merupakan portal bersama untuk dapat menghubungkan jajaran pengawas, Aplikasi Gowaslu sangat mudah digunakan, dan seluruh masyarakat dapat mengunduhnya di penyedia layanan aplikasi android atau appstore.

Selain pengawasan berbasis IT, Program Pengawasan partisipatif lainya seperti Pojok Pengawasan, Forum-forum warga pengawasan pemilu, Gerakan Relawan Pengawas Pemilu, Pengabdian Masyarkat dalam Pengawasan Pemilu melalui KKN Mahasiswa, pemagangan dan tugas belajar, Panwaslu Kabupaten Indramayu juga telah membuat kesepahaman bersama (MOU) dengan Gerakan Pramuka untuk pengawasan pemilu melalui Pramuka Saka Adhyasta Pemilu.

“ pengawasan masyarakat yang massif ini diharapkan akan mencegah terjadinya pelanggaran pemilu ”. terang Nurhadi.

H. Taufik Hidayat, SH Msi, Politisi partai Golkar mengapresiasi kegiatan Panwaslu ini dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat luas, pada kesempatan itu pula Ketua DPRD mengungkapkan agar masyarakat dapat menolak politik uang dan politisasi isu SARA yang marak terjadi saat ini. “ Untuk itu, kita harus saling mengingatkan, itu lebih penting daripada kita saling menindak, saya ingin sampaikan, harus kita sadari ada sisi lain dalam setiap pelanggaran yang terjadi, banyak orang melanggar karena tidak mengerti,” Ungkapnya.

Berkaitan dengan aturan baru tentang pemilu, Ketua DPRD berharap Panwaslukab dengan KPU Kabupaten Indramayu mensosialisasikan kepada semua Parpol yang ada di Kabupaten Indramayu agar semua Parpol mengetahui Undang-undang dan aturan Pemilu yang baru.