Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Indramayu khususnya Komisi III melakukan sosialisasi rancangan peraturan daerah tahun 2018 juga peraturan daerah tahun 2016 & 2017, belokasi di Kecamatan Bongas (12/03/2018) “ Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyebarluaskan informasi terkait produk hukum yang sudah dibuat oleh DPRD Kabupaten Indramayu. Selain itu, sosialisasi tersebut berguna untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam penyusunan kebijakan daerah, termasuk produk hukum berupa perda.dari sosialisasi ini masyarakat bisa mengetahui perda apa saja yang sudah dibuat,” ucap Camat Bongas Drs. H. Solehudin saat membuka acara tersebut di aula kecamatan yang di pimpinnya. Setidaknya ada 17 Raperda tahun 2018 yang telah masuk Propemperda (Program Pembentukan Peraturan Daerah) dan harus disosialisasikan. Seperti Raperda Perlindungan, Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidayaan Ikan, serta Petani Garam. Sebagai inisiatif dari Komisi III dari 5 Raperda Inisiatif DPRD. “ Raperda dan Perda di buat bukan karena keinginan atau karena latah tetapi berdasarkan kebutuhan yang harus kita buat ,” kata Ketua Komisi III M Alam Sukmajaya, ST. MM yang di dampingi Sekretaris Komisi III Junedi SPdI, Ir Didi Mujahiri, Dalam SH KN, H Maksum, Asniyah Darpadi dan Yayah Juhriah. Pada kesempatan itu masyarakat yang hadir antara lain Kuwu, Ketua BPD, Ormas, Tokoh masyarakat dan pemuda, banyak memberikan masukan berkaitan dengan perda dan raperda yang disampaikan saat pertemuan tersebut, antara lain masalah embung, masalah tanah pangonan, masalah tidak dilibatkannya BPD pada saat pembuatan perdes hingga desa desa belum mendapatkan perda perda yang telah dibuat. DPRD saat ini sedang gencar menyosialisasikan raperda tahun 2018 dari tanggal 9 hingga 14 Maret 2018 kepada masyarakat. Tujuannya untuk menampung aspirasi sebanyak-banyaknya. Sosilisasi ini juga bagian dari uji publik, karena respons masyarakat bisa dilihat langsung.