Komisi II DPRD kab Indramayu mensosialisasikan RAPERDA dan PERDA diantaranya di kec Sindang, kecamatan Kedokan bunder, kecamatan tukdana dan kecamatan Haurgelis, dengan adanya sosialisasi ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar mengetahui RAPERDA dan PERDA apa saja yang sudah di buat,Dan diperjuangkan eksekutif beserta legislatif di gedung DPRD, supaya masyarakat bisa memahami lebih dalam tentang regulasi yang telah dihasilkan oleh DPRD. Karena sosialisasi tatap muka secara langsung pada masyarakat merupakan media efektif dalam memberikan informasi. “ Sosialisasi yang langsung menyentuh pada masyarakat, dapat lebih meningkatkan dan menjalin hubungan yang baik, antara masyarakat dan anggota DPRD, termasuk juga dapat memberikan pokok pokok pikiran anggota DPRD pada masyarakat “ seperti yang dikatakan Ketua DPRD H Taufik Hidayat, SH. MSi yang mendampingi Komisi II di Kecamatan sindang dalam rangka sosialisasi RAPERDA dan PERDA Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2018, hadir Ketua Komisi II Bhisma Pandji Dewantara s.SI,APT, juga didampingi H.Azun mauzun, UU Sukarsih suin, Iis naeni, warli, Muhammad Ali Akbar,S.p , Hj.siti Aminah, H. Ahmad khudzaifah, S.pd.I , “ Untuk pembahasan di tahun 2018 ada 17 Raperda yang sudah masuk prolegda termasuk 5 Raperda inisiatif DPRD, diantaranya. 1 penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan 2 Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidayaan Ikan 3 tata cara penyusunan program pembentukan peraturan daerah 4 perlindungan tenaga kerja migran 5 perlindungan dan pemberdayaan petani. seperti yang diungkapkan Muhammad Ali Akbar S.p . Di hadapan Kuwu, BPD, Tokoh Masyarakat dan peserta lainnya. Peserta sosialisasi mengaku sangat mengapresiasikan atas adanya kegiatan sosialisasi RAPERDA dan PERDA ini karna anggota DPRD kab Indramayu datang langsung untuk mensosialisasikannya, pada kesempatan inipun masyarakat dan anggota DPRD saling sharing dan Banyak masukan dari masyarakat sehingga dapat catatan yang positif ketika pembahasan raperda nanti . Pada sosialisasi ini pula dimanfaatkan masyarakat terkait adanya permasalahan-permasalahan yang ada di kec Sindang, antara lain masalah saluran irigasi, tanggul sungai dan perbaikan infrastruktur jalan, karna di kecamatan Sindang ini letak wilayahnya diapit 2 sungai sehingga rawan terkena bencana banjir. Di tempat yang lain di kec kedokan bunder peserta sosialisasi mengaku sangat bersyukur anggota Dewan datang langsung untuk mensosialisasikan raperda dan perda tersebut, kesempatan itu digunakan masyarakat untuk mengungkapkan aspirasi mereka. Banyak masukan dari masyarakat yang disampaikan saat pertemuan tersebut, antara lain masalah pertanian, dan infrastruktur jalan yang sangat memprihatinkan kondisinya. Sosialisasi Perda dan raperda sangat berdampak positif untuk Anggota DPRD karena selain meningkatkan kinerja Anggota DPRD, sosialisasi Perda juga menjadi tempat silaturahmi antara Anggota DPRD dengan konstituennya.