INDRAMAYU (MP). Ketua DPRD kabupaten Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH. M.Si, menyampaikan, " DPRD akan menyampaikan aspirasi para mahasiswa PMII ini. Kami juga mengapresiasi terhadap gerakan mahasiswa, Karena mahasiswa merupakan bagian dari agen kontrol sosial,” katanya.

Hal tersebut terungkap pada saat aksi unjuk rasa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Indramayu di depan gedung DPRD, yang diterima langsung Ketua DPRD Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH, M.Si, Dalam orasinya mereka menolak pasal yang menguatkan posisi DPR dan tergolong kontroversial terkait revisi pasal–pasal yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dalam revisi UU MD3.

Ketua PC PMII Indramayu, Syarifudin, mengatakan, ia melihat dan menilai DPR sebagai badan legislatif yang memiliki kekuatan, kekuasaan untuk membentuk Undang-Undang telah menyalahgunakan wewenangnya. Pasalnya, dalam UU MD3 ada beberapa pasal yang dinilai mengkriminalisasi hak berpendapat rakyat.

“ Kami meminta kepada pihak DPRD Indramayu untuk menyampaikan aspirasi kami, bahwa kami menolak aturan yang mengkriminalisasi, setiap rakyat berhak mengkritisi atas tugas dan wewenang DPR, sama saja pasal ini untuk membungkam publik, serta mendesak kepada Presiden Republik Indonesia agar tidak menyetujui dan tidak menandatangani revisi UU MD3 dan mendesak Presiden RI untuk segera mengeluarkan Perppu pengganti UU MD3.tegasnya". tegasnya

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH. M.Si, menyatakan, DPRD akan menyampaikan masukan-masukan kepada pemerintah pusat, selama tidak berbenturan dengan aturan yang berlaku. (MP)


Komisi