INDRAMAYU (MP) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat studi banding ke DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (20/12). Dan DPRD Kota Surabaya Jumat (21/12) Kedatangan mereka untuk melihat implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH. MSi , hadir dalam rombongan seluruh anggota DPRD indramayu antara lain, Drs. Nuhaemin, M Alam Sukmajaya, ST MM, Sirojudin SP, Subada, Syaefudin, Ir Didi Mujahiri, Marzuki, Tarwidi, Margani, H Abdul Rohman SE MM, Azun Mauzun, Mislam, H Achmad Fathoni, Hj Kursiah, Uu Sukarsih Suin, Hj Siti Nurlaela, Hj Yayah, Iis Naeni, yang diterima oleh Kabag IPP Sekretariat DPRD Kab Sidoarjo Hari Sulaksono, di ruang rapat DPRD Sidoarjo Jawa Timur.

H. Taufik Hidayat, SH MSi mengatakan, kunjungan ini untuk mempelajari dan meminta masukan mengenai banmus di DPRD Sidoarjo dalam implementasi Peraturan Pemerintah tersebut.

"Fungsi Bamus DPRD Indramayu saat ini sekadar mencatat tanggal dan waktu kegiatan. Bagaimana dengan alat kelengkapan dewan di Sidoarjo dan penyusunan tatib dewan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabag IPP Sekretariat DPRD Sidoarjo Hari Sulaksono menjelaskan, seluruh kegiatan dewan harus diketahui dan disetujui oleh Bamus.

"Kalau dari segi hierarki, Bamus sangat penting. Karena tanpa ada persetujuannya, seluruh kegiatan dewan dinilai tidak sah. Agenda rapat, kunker harus disetujui dahulu melalui rapat Bamus," jelasnya.

Demikian pula dengan tata tertib bagi anggota DPRD Sidoarjo. "Tata tertib agar keberadaannya tidak mengekang atau mengganggu kinerja dewan," tambahnya. (Gunari Somaatmadja MP)


Komisi