INDRAMAYU(MP). Pansus 9 DPRD Kab. Indramayu berkonsultasi ke Ditjen Pengembangan Perwilayahan Indonesia (PPI) Kementrian Perindustrian RI Jakarta.
Rombongan yang dipimpin Ketua Pansus 9 M. Alam Sukmajaya, ST.MM didampingi Wakil Ketua Pansus Sirojudin. SP beserta Anggota pansus lainnya diterima langsung Oleh Kasubid Pemantauan Industri Kementrian RI, Wahyu. Turut hadir Kabag Persidangan, Diskopindag, Bappeda dan Bagian Hukum Pemkab Indramayu.

Dalam sambutannya Ketua Pansus 9 DPRD Kab. Indramayu menyampaikan, Pansus 9 ingin membahas terkait rencana pembangunan kawasan industri di Kabupaten Indramayu. Persoalan yang ada, raperda yang akan dibahas terkendala oleh rencana tata ruang wilayah yang belum rampung masih menyesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi. 

Selain itu juga diperhadapkan dengan sepuluh kecamatan yang rencananya akan dibuat rencana pembangunan industri kabupaten indramayu dari sepuluh kecamatan tersebut hanya beberapa yang sudah memiliki RDTR.
“Dikhawatirkan jika peraturan daerah tersebut dibuat berbenturan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Indramayu yang masih dalam evaluasi termasuk juga dengan RDTR yang kita belum punya di kecamatan-kecamatan. Konsultasi Pansus 9 ini dalam rangka ingin mencari referensi, gambaran mengenai raperda yang akan dibahas sehingga perda yang dibuat tidak berbenturan dengan RTW dan RDTR nya serta rencana pembangunan industri nasional harus selaras dengan rencana pembangunan industri di propinsi jawa barat” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kementrian Kasubid pengembangan Industri Kementrian Perindustrian RI, Wahyu menjelaskan dalam rangka penyusunan rencana pembangunan industri provinsi dan rencana pembangunan industri kabupaten/kota perlu suatu pedoman agar terjadi sinergi dan mengenai pengembangan perwilayahan industri, program program yang terkait dengan pengembangan wilayah pusat pertumbuhan industri, kawasan peruntukan industri, kawasan industri dan sentra industri kecil dan menengah. (Tim.MP)


Komisi