INDRAMAYU (MP) Panitia Khusus (Pansus) 10 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu mengunjungi kantor BAPPEDA Provinsi Jawa Barat, Selasa (11/12/2018), untuk berkonsultasi terkait Perubahan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021, yang bertempat di Ruang Sidang Bidang Perencanaan Program BAPPEDA Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut sebagai upaya mewujudkan peran nyata legislatif dalam mencari dan mendapat informasi untuk dapat menyelaraskan dengan rencana pembangunan di Pusat maupun Propinsi.

Hadir pada Konsultasi tersebut Ketua DPRD H. Taufik Hidayat, SH. Msi, Ketua Pansus 10 Drs. Muhaemin, Ruswa, MPdI, H. Syaefudin SH , H. Abdul Rohman, SE, Warim Amd, Wardah, Subada, Turah,A Munzani Nur, H. Akmad Fathoni dan Kepala BAPPEDA Kabupaten Indramayu Wawang Irawan.

Bidang Pendanaan Pembangunan Daerah BAPPEDA Provinsi Jawa Barat Hendri menjelaskan, bahwa Perubahan Perda RPJMD Tahun 2016-2021 sudah diterima dan di evaluasi oleh Bappeda Propinsi, mudah-mudahan secepatnya minggu-minggu ini dapat keluar hasil evaluasinya.

Sementara itu Ketua Pansus 10 DPRD Kabupaten Indramayu Drs. Muhaemin mengatakan, Yang mendasari mengenai perubahan perda RPJMD ini adanya tuntutan dengan lahirnya PP 18 Tentang Perangkat Daerah juga dengan adanya PP 2 Tentang Standar Pelayanan Minimal, yang sesuai dengan kemampuan di daerah.

“ Banyak kebijakan baik pusat maupun propinsi yang saat ini sedang berjalan menjadi tantangan bagi kita untuk diperhadapkan dengan kebutuhan kebutuhan, sehingga misi dari Bupati semuanya harus bisa dapat terwujud “ terangnya.

Pansus 10 pada kesempaten itupun banyak memberikan masukan-masukan bagi Bappeda Provinsi dalam perencanaan pembangunan Jawa Barat dengan potensi-potensi yang ada di Indramayu untuk mendukung kawasan segitiga emas Ciayumajakuning. (Gunari Somaatmadja MP)


Komisi