DIY (MP) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam Pansus 2 melakukan studi banding ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, Kamis (28/02/19) dan DPRD Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat(01/03/19). Kedatangan Pansus 2 DPRD Kab. Indramayu untuk sharing dan mendapatkan referensi tentang retribusi jasa umum khususnya perubahan mengenai retribusi pelayanan kesehatan.

Ketua Pansus 2 DPRD Indramayu Karsiwan SE, mengatakan pansus 2 sedang membahas perubahan perda Kab. Indramayu Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum. Pansus 2 DPRD Kab. Indramayu ingin mengetahui implementasi pelaksanaan mengenai raperda retribusi jasa umum dan pelayanan kesehatan khususnya puskesmas-puskesmas di Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Bantul.

Rombongan Pansus 2 DPRD Kab. Indramayu yang dipimpin Ketua DPRD H. Taufik Hidayat, SH. M.Si didampingi Ketua Pansus 2 Karsiwan SE dan Wakil Ketua Pansus 2, Liyana Listia Dewi beserta anggota Pansus 2 DPRD Kab. Indramayu diterima oleh Kasubag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Kab. Bantul, Sumarno, SE dan Dinas Kesehatan Kab. Bantul.

Menanggapi hal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menjelaskan, Kabupaten Bantul memiliki 27 puskesmas terdiri dari 16 puskesmas rawat inap dan 11 puskesmas rawat jalan mulai dari tahun 2014 di 27 puskesmas sudah ditetapkan pengelolaan keuangannya secara BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) melalui Peraturan Bupati Nomor 95 Tahun 2014 tentang pedoman pelaksanaan BLUD di 27 puskesmas di Kabupaten Bantul. Mengenai tarif layanan sudah disesuaikan dengan kemampuan masyarakat Kabupaten Bantul dan sumber-sumber pendapatan puskesmas diantaranya dari kapitasi BPJS, tarif rawat inap, tarif klaim UGD, retribusi dan tarif pelayanan untuk pasien umum serta pengelolaan sepenuhnya ada dipuskemas. Beberapa kegiatan yang masih dibiayai APBD diantaranya upaya kesehatan masyarat.

Sementara itu di Kabupaten Kulonprogo rombongan pansus 2 DPRD Kabupaten Indramayu diterima oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, dr. Ananta Kogam Dwi K,M.Kes di ruang rapat Dinkes Kab. Kulonprogo.

Pada pertemuan tersebut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, dr. Ananta Kogam Dwi K,M.Kes, menjelaskan seluruh puskesmas di Kabupaten Kulonprogo berjumlah 21 Puskesmas sudah menyandang predikat sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dimana dengan BLUD puskesmas diberikan fleksibilitas keuangan. Seluruh persyaratan sebagai BLUD tersebut telah di penuhi Puskesmas mulai dari rencana strategis, standar pelayanan, tata kelola manajemen dan keuangan.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H. Taufik Hidayat, SH.M.Si, berharap puskesmas yang telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) mempunyai beberapa sumber kas dan pendapatan untuk menghidupkan BLUD dan menjadi sumber penyumbang untuk pendapatan daerah bisa diterapkan di wilayah Kabupaten Indramayu. (Tim.MP)


Komisi