Desa Cikawung Kec. Terisi Kab. Indramayu merupakan sebuah desa yang pada awalnya masuk pada wilayah kecamatan Cikedung. Di tahun 2005 kecamatan Cikedung mengalami pemekaran sehingga menjadi dua kecamatan antara yaitu kecamatan Cikedung dan Kecamatan Terisi. Sedangkan desa Cikawung masuk pada wilayah kecamatan Terisi dengan jumlah penduduk 6.351 jiwa dan terdiri dari 2.050 Kepala keluarga (KK), sedangkan luas wilayah mencapai 7.368.1 Ha terdiri dari 5 dusun, 9 RW dan 35 RT.

Penduduk desa Cikawung didominasi Buruh Tani 42%, Petani 14% angka pengangguran 31% dan sisanya PNS, TNI/POLRI, Pensiunan, Swasta, Industri Kecil, Pedagang, pelajar dan Mahasiswa. Sebagai usaha sampingan ada juga yang berusaha ternak ayam, kambing dan sapi disamping juga home industri (musiman) berupa keripik gadung yang masih menjadi produk lokal yang perlu pengembangan dan eksploitasi, karena selama ini produksi “kripik gadung” berupa produk mentahan.

Berkaitan dengan laporan masyarakat Desa Cikawung, Pimpinan DPRD Kabupaten Indramayu, dari Fraksi PKB H. Abbas Abdul Jalil, S.Ag Msi melakukan Kunjungan Lapangan (04/07/2018) ke desa Cikawung yang diterima oleh Kuwu Didi Suwardi untuk melihat beberapa lokasi tanah longsor dipinggir sungai Cipanas Blok rempagan.

Pada kesempatan tersebuit Pimpinan DPRD melakukan dialog dengan masyarakat setempat, dan di manfaatkan oleh masyarakat untuk mengutarakan aspirasi dan keinginannya seperti yang diungkapkan salah seorang warga bernama Dadang “ Kami selaku warga berharap pihak DPRD segera menindaklanjuti keinginan warga. Apalagi tanah yang labil di desa ini lambat laun akan longsor dan bisa merambah kemana mana, kalau tidak secepatnya ditanggulangi bisa meluas dan berakibat membahayakan hajat orang banyak “.

Pimpinan DPRD Kabupaten Indramayu H. Abas Abdul Jalil menampung semua aspirasi dan keinginan warga untuk dijadikan agenda, selanjutnya H Abas Abdul Jalil berpesan kepada warga “ jangan sembarangan menebang pohon dipinggir aliran sungai yang berakibat longsornya tanah.” Tegasnya. Guna menanggulangi tanah longsor diharapkan saling menjaga demi keamanan bersama.(Gunari Somaatmaja)


Komisi