INDRAMAYU (MP) - DPRD kabupaten Indramayu membahas Rancangan Peraturan Daerah inisiatif DPRD ke Kementerian Pertanian RI Jakarta, Membahas Raperda inisiatif DPRD sebagai wujud nyata anggota DPRD Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan produktivitas pertanian ( Senin 10/12/2018 )

Konsultasi di pimpin Ketua Pansus 8 Bhisma Panji Dewantara didampingi wakil ketua Warli SE dan anggota pansus 8 Tarwidi , UU sukarsih Suin , Iis naeni , Margani , Estim Enting , Hj Darinah , Hj Siti Aminah , H Akhmad Khudzaifah S.pd.I , Karsiwan SE. Dan Kepala Dinas Pertanian Kab Indramayu Ir. H Takmid , MM.

Bertampat di Ruang Rapat Pengembangan dan Penyuluhan Kementerian Pertanian RI rombongan Pansus 8 DPRD Kabupaten Indramayu di terima langsung Kepala Bidang Program dan Evaluasi Ir. I Wayan Ediana , M.Si yang menyambut baik Raperda inisiatif DPRD kabupaten Indramayu tentang perlindungan dan pemberdayaan petani ,

" Dengan adanya Raperda ini , sangat memberikan manfaat yang besar dalam pengembangan pertanian di Indonesia khususnya kabupaten Indramayu . Hal ini juga sebagai bentuk nyata dan komitmen daerah dalam mengembangkan pertanian dan ini juga sebagai upaya menjaga ketahanan pangan daerah bahkan nasional" Tegasnya .

Ir I Wayan Ediana MSi mengatakan bahwa dalam perda inisiatif ini juga perlu dibuat lebih spesifik tentang ruang lingkup perda yang akan di bahas. Hal ini perlu di perjelas dalam naskah akademiknya dan perlu di tekankan arah perlindungan serta pemberdayaan terhadap petani, apakah perlindungan petani saja atau perlindungan petani dan perkebunan, juga harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi di masing masing daerah. Hal ini perlu untuk mengantisipasi kegagalan panen di daerah baik karena hama maupun bencana alam.

Kementerian Pertanian akan memberikan dukungan terhadap berbagai program pertanian di daerah melalui berbagai program pemberdayaan petani. Tentunya Pemerintah pusat juga akan memberikan dukungan dalam APBN, pengembangan pertanian dan ketahanan pangan.

Sementara itu Ketua Pansus 8 Bhisma Panji Dewantara mengatakan bahwa Raperda inisiatif ini diarahkan pada hal perlindungan petani dalam bentuk asuransi bagi petani. Hal ini penting sebagai bagian untuk melindungi para petani dari berbagai masalah di lapangan.dan mengembangkan interprenernya karena urusan petani ini tidak hanya masalah menanam dan panen , tapi juga bagaimana kemudian menambah nilai suatu produk pertanian sehingga ujungnya adalah kesejahteraan bagi para petani.

Anggota Pansus 8 dari Fraksi Golkar Tarwidi mengatakan bahwa Raperda ini sebagai salah satu solusi untuk menjaga produktifitas pertanian dalam menunjang ketahanan pangan nasional. Raperda ini nantinya akan mengatur mengenai perlindungan terhadap petani dan kegiatan pertanian yang ada di kabupaten Indramayu “Raparda ini dihajatkan untuk menjaga sektor pertanian agar dapat berjalan dengan lancar dan maksimal baik dalam hal kegiatan produksi maupun pemberdayaan terhadap petani” ujarnya. (Tim MP)

INDRAMAYU (MP). Paksanaan Kegiatan Reses Anggota DPRD adalah merupakan salah satu program kerja dan kegiatan pokok anggota DPRD yang dilaksanakan selama 6 (enam) hari sesuai Dapil masing-masing anggota DPRD. Seperti yg dilaksanakan politisi Golkar Karsiwan SE di daerah Sukra Kab. Indramayu yg dihadiri ratusan konstituen dari berbagai kalangan, hadir pula pada kesempatan itu calon anggota DPR RI satu satunya dari Indramayu Barat Bambang.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan reses adalah untuk memperoleh masukan-masukan serta untuk menyerap dan atau menjaring aspirasi masyarakat/konstituennya di masing-masing daerah pemilihan (Dapil), yang selanjutnya akan diteruskan kepada pihak eksekutif untuk ditindaklanjuti sebagai bahan penyusunan RKPD.

Hasil kegiatan reses anggota DPRD ini akan dituangkan dalam bentuk pokok pokok pikiran DPRD dan diserahkan langsung kepada Bupati melalui Bappeda sebagai bahan masukan awal penyusunan RKPD.

Pokok-pokok Pikiran DPRD meliputi seluruh bidang pembangunan dan urusan kewenangan pemerintah daerah, permasalahan yang berkembang di masyarakat saat ini, hasil pelaksanaan reses DPRD, hasil aspirasi masyarakat berdasarkan audiensi, hasil aspirasi berdasarkan demonstrasi komponen masyarakat, hasil-hasil studi banding DPRD.( Tim Liputan Media Parlemen)

INDRAMAYU(MP). Pansus 9 DPRD Kab. Indramayu berkonsultasi ke Ditjen Pengembangan Perwilayahan Indonesia (PPI) Kementrian Perindustrian RI Jakarta.
Rombongan yang dipimpin Ketua Pansus 9 M. Alam Sukmajaya, ST.MM didampingi Wakil Ketua Pansus Sirojudin. SP beserta Anggota pansus lainnya diterima langsung Oleh Kasubid Pemantauan Industri Kementrian RI, Wahyu. Turut hadir Kabag Persidangan, Diskopindag, Bappeda dan Bagian Hukum Pemkab Indramayu.

Dalam sambutannya Ketua Pansus 9 DPRD Kab. Indramayu menyampaikan, Pansus 9 ingin membahas terkait rencana pembangunan kawasan industri di Kabupaten Indramayu. Persoalan yang ada, raperda yang akan dibahas terkendala oleh rencana tata ruang wilayah yang belum rampung masih menyesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi. 

Selain itu juga diperhadapkan dengan sepuluh kecamatan yang rencananya akan dibuat rencana pembangunan industri kabupaten indramayu dari sepuluh kecamatan tersebut hanya beberapa yang sudah memiliki RDTR.
“Dikhawatirkan jika peraturan daerah tersebut dibuat berbenturan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Indramayu yang masih dalam evaluasi termasuk juga dengan RDTR yang kita belum punya di kecamatan-kecamatan. Konsultasi Pansus 9 ini dalam rangka ingin mencari referensi, gambaran mengenai raperda yang akan dibahas sehingga perda yang dibuat tidak berbenturan dengan RTW dan RDTR nya serta rencana pembangunan industri nasional harus selaras dengan rencana pembangunan industri di propinsi jawa barat” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kementrian Kasubid pengembangan Industri Kementrian Perindustrian RI, Wahyu menjelaskan dalam rangka penyusunan rencana pembangunan industri provinsi dan rencana pembangunan industri kabupaten/kota perlu suatu pedoman agar terjadi sinergi dan mengenai pengembangan perwilayahan industri, program program yang terkait dengan pengembangan wilayah pusat pertumbuhan industri, kawasan peruntukan industri, kawasan industri dan sentra industri kecil dan menengah. (Tim.MP)

 

INDRAMAYU(MP) Momentum reses masa persidangan III tahun 2018, digunakan dengan sebaik-baiknya oleh Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H. Taufik Hidayat, SH.M.Si. Dalam reses kali ini politisi Partai Golkar yang biasa dikenal dengan sebutan “Kang Taufik” menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Lohbener.

“Sebagai anggota DPRD Kabupaten Indramayu, reses merupakan agenda yang sangat penting dan harus dilaksanakan. Karena kegiatan ini merupakan komunikasi dua arah antara Legislatif dengan Konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala yang merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses”.

“Tujuan reses tidak lain Menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan“, ujarnya.

Lebih lanjut Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH.M.Si, menyampaikan, aspirasi yang muncul pada kegiatan tersebut mencakup peningkatan kesejahteraan guru paud, guru madrasah, peningkatan pelayan posyandu dan persalinan serta aspirasi-aspirasi lainnya.(Tim.MP)

INDRAMAYU (MP).Guna menyerap aspirasi, saran, dan masukan dari masyarakat, khususnya warga Desa Lohbener Kecamatan Lohbener dan Desa Panyingkiran Kidul Kecamatan Cantigi, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu Ketua Fraksi Partai Golkar Syaefudin gelar reses.

Dalam kegiatan reses ini, anggota DPRD Kab Indramayu menyampaikan program-program pembangunan baik yang telah, sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Indramayu, baik melalui Musrenbang maupun aspirasi dewan.

Selain menyampaikan keberhasilan pembangunan dari pembicaraan anggota legislatif Kabupaten Indramayu itu juga sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, baik evaluasi dan usulan maupun tanggapan masyarakat.

"Kehadiran kami menemui warga untuk melihat, mendengarkan, menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat dan kegiatan reses juga dapat menambah Silaturahmi antar warga, sekaligus membuat rancangan pembangunan wilayah masing-masing yang akan dituangkan dalam realisasi Pokok Pikiran anggota Dewan (Pokir) yang kita arahkan menyangkut sarana kepemudaan. Saya berharap dengan reses ini aspirasi masyarakat dapat terserap dan dapat diemplementasikan, sehingga dapat dirasakan masyarakat langsung, ”ucap Syaefudin.

Kegiatan reses merupakan forum dialog yang penting dan strategis antara anggota dewan dengan masyarakat, untuk itu masyarakat memanfaatkan momen kegiatan Reses secara maksimal. Pada kesmpatan itu warga mengikuti kegiatan Reses secara maksimal, serta mengungkapkan usulan terkait dengan pembangunan infrastruktur khususnya jalan, saluran dan masalah kebersihan, pembangunan sarana peribadahan, pendidikan dan kesehatan, serta Karang Taruna.(Tim Liputan Media Parlemen)

INDRAMAYU(MP) Guna menyerap aspirasi masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, H. Ahmad Fathoni Dari Fraksi Hanura Nasdem menggelar reses masa persidangan III tahun 2018, di Desa Arahan Lor Blok Bojong Sukamulya.
Hadir pada kesempatan itu, Perangkat Desa setempat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan para tamu undangan lainnya.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu juga politisi Hanura H. Ahmad Fathoni mengatakan, reses ini digelar untuk memperoleh masukan-masukan serta untuk menyerap dan atau menjaring aspirasi masyarakat/konstituennya di masing-masing daerah pemilihan (Dapil), untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak eksekutif untuk ditindaklanjuti.

“Kita disini untuk menyerap aspirasi masyarakat baik itu bidang pembangunan. Seperti infrastruktur, kesehatan, kebudayaan, dan sebagainya, sambutan masyarakat cukup terbuka ini menandakan masyarakat kita sudah mempunyai rasa kepentingan untuk memajukan daerahnya,” tegasnya.

Sebenarnya, dengan adanya reses yang dilakukan ini anggota DPRD dapat mengetahui secara lebih jauh tentang kondisi masyarakat, sehingga dapat mengoptimalkan pelaksanaan program di berbagai wilayah.
Selain melaksanakan tugas dan fungsi kedewanan, menurut H. Ahmad Fathoni kegiatan reses ini dilakukan untuk mendukung dan mengoptimalisasi kinerja DPRD Kabupaten Indramayu.

“Semua masukan akan menghasilkan catatan bagi anggota DPRD untuk dibawa ke masa persidangan untuk dipertimbangkan serta di tindaklanjuti. Jika aspirasi itu dapat dimasukan kedalam rencana kerja tahun depan,” tuturnya (Tim.MP)

 

Komisi