INDRAMAYU (MP) - Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan lapangan (kunlap) ke sejumlah mitra kerja diantaranya satpol PP, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu. Di pimpin langsung Ketua Komisi I Muhammad Marzuki didampingi sekretaris Lilyana Listia Dewi,AMP dan anggota komisi I DPRD Kabupaten Indramayu , Ahmad Munjani Nur, S.H.I , H. Nico Antonio,ST , Hj Siti Nurlaela , H Estim Enting dan Karsiwan SE.

Menurut ketua komisi I DPRD Kabupaten Indramayu Muhammad Marzuki , kunjungan lapangan ini sangat penting mengingat fungsi legiaslatif yaitu penganggaran, legislasi dan pengawasan terutama terkait kinerja lembaga eksekutif dalam hal ini pihak Pemerintah Kab.Indramayu, ( Rabu 19/10/2018).

”Dengan dilakukannya kunjungan lapangan ini, kelak komisi I ingin mengetahui program kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan ataupun yang belum dilaksanakan, dan ingin mengetahui secara langsung seluruh permasalahan yang ada, di mitra kerja kami". Ujarnya

Sementara itu pada kunjungan lapangan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) , Kabupaten Indramayu hanya mendapatkan 372 formasi pada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018. Menurut Zaenal Muttaqin Kabid Mutasi dan Pengembangan SDM, dari 372 formasi tersebut paling banyak adalah tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. sesuai Permenpan RB No.36 Tahun 2018, Dan ada formasi khusus bagi tenaga honorer katagori 2 (K2). Serta ada juga formasi khusus bagi mereka yang memiliki nilai ijazah cumlaude (sangat memuaskan). Kaum difabel juga mendapatkan formasi khusus dalam rekrutmen CPNS dengan kuota maksimal 1 persen dari jumlah secara keseluruhan. Zaenal Muttaqin juga menjelaskan “salah satu persyaratan bagi pelamar CPNS adalah berusia maksimal 35 tahun pada saat mendaftar (untuk pelamar umum), Jika peserta dinyatakan lulus administrasi maka akan diumumkan melalui situs online local” .

Di Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) kunjungan lapangan komisi I DPRD di terima langsung Munjaki Kasatpol PP dan DAMKAR Kabupaten Indramayu, dalam sambutannya Lilyana listia Dewi selaku sekretaris komisi I DPRD menghimbau kepada satpol PP Indramayu jika menertibkan PKL sebaiknya terlebih dahulu dengan cara pendekatan dan sosialisasi tatap muka langsung sehingga ketika dalam penertiban bisa berjalan tertib dan aman.

Menurut Kamsari selaku Kabid GAKDA “mengenai ketertiban PKL kami selalu berkoordinasi dengan Disperindag dan dinas perizinan yang mempunyai wewenang pengawasan dan perizinan, agar para pedagang kaki lima di tempat kan di tempat yang sebagaimana mestinya, dan kami satpol PP Akan menata lagi PKL yang yang mengganggu ketertiban umum dengan cara pendekatan dan sosialisasi juga dengan dinas terkait harus memfasilitasi tempat bagi PKL agar mereka tidak kembali lagi mengganggu ketertiban umum “ lebih lanjut menjelaskan bahwa dengan wilayah Kabupaten Indramayu yang luas, lebih efektif lagi jika penambahan anggota yang ideal seharusnya lebih dari 300 personil. (Tim Media Parlemen)


Komisi