INDRAMAYU (MP) – Komisi I Dprd Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan lapangan (KUNLAP) ke mitra kerja diantaranya Inspektorat Kabupaten Indramayu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, serta menyerap aspirasi di Kecamatan Losarang dan Kecamatan Lelea. (Senin 5 Agustus 2019).

Kunjungan lapangan ini di pimpin langsung Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu Liyana Listia Dewi, SE didampingi anggota Komisi I Hj. Siti Nurlaela, H Estim Enting, Ahmad Mujani Nur,SH.I. H Nico Antonio, St menurut Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu Liyana Listia Dewi, SE, Kunjungan Lapangan Ini Sangat Penting Mengingat Fungsi Legislatif Itu Pengawasan, Penganggaran, Legislasi, Kunjungan Lapangan Ini Terkait Dengan Alokasi Add, Dana Desa, Dan Bumdes.

“dengan dilakukanya kunjungan lapangan ini. komisi i dprd kabupaten indramayu ingin memonitoring dan ingin mengetahui apa saja program kegiatan yang sudah dilaksanakan ataupun yang dilaksanakan, serta ingin mengetahui secara langsung seluruh permasalahan yang ada, di mitra kerja kami”. ujarnya pada kunjungan lapangan di Kecamatan Losarang, Kami Berharap Adanya Bimtek Untuk Pamong Desa Supaya Meningkatkan Kualitas Kinerja Pamong Desa Dalam Melaksanakan Pelayanan Terhadap Masyarakat Ataupun Membuat Pelaporan Pertanggung Jawaban. Tegas Camat Losarang H. Suratno Sukarja, S.AG.

 

Komisi I DPRD Kabupten Indramayu di terima langsung Camat Lelea Hatta Direja, S.STP dalam sambutnya merasa sangat senang dan berterimakasih kepada Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu yang sudah menyempatkan waktu nya untuk berkunjung di kecamatan lelea. “Pengelolaan Bumdes Di Kecamatan Lelea Sangat Bervariatif Tergantung Keunggulan Pada Desanya Masing-Masing. Bumdes Desa Tamansari Membuat Trobosan Baru Yaitu Bumdes Mart, Semoga Dengan Adanya Bumdes Mart Ini Bisa Dijadikan Contoh Bumdes Di Desa-Desa Yang Ada Di Kabupaten Indramayu.Ujarnya.”

sementara itu pada kunjungan lapangan di dinas pemberdaya masyarakat dan Desa di terima langsung kepala dinas dpmd h sugeng heryanto, menjelaskan apa saja alokasi dana desa. Digunakan untuk bidang penyelenggaraan pemerintahan, bidang pembangunan desa, bidang pembinaan kemasyarakatan, bidang pemberdayaan. Serta realisasi dana desa tahun 2018 sudah 100% dan untuk 2019 tahap 1 baru 99%, tahap 2 baru 80%. Ungkapnya. (Tim MP)


Komisi