INDRAMAYU(MP) Paguyuban Pemilik Lahan (PPL) Kecamatan Balongan dan Juntinyuat mendatangi gedung DPRD untuk melakukan audensi dengan Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu, di terima langsung Ketua Komisi I, Liyana Listia Dewi, SE serta Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu di ruang rapat Komisi I. (02/12/20). 

Ketua Paguyuban Pemilik Lahan (PPL) Gono, pada pertemuan tersebut menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan Paguyuban Pemilik Lahan (PPL) Kecamatan Balongan dan Juntinyuat mengenai permohonan tindak lanjut  dari audensi pertemuan di ruang sidang DPRD dan di Kantor BPN perihal penyelesaian harga tanah yang tidak sesuai. Lebih lanjut Gono mengatakan, masyarakat pemilik tanah yang terdampak pembangunan industri Petrokimia di Kecamatan Balongan, menuntut penyesuaian harga yang proporsional. Penawaran dari pihak Pertamina dinilai terlalu rendah dan tidak menguntungkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu, Liyana Listia Dewi, SE, menyampaikan dalam proses rapat kemarin bersama BPN dan ASDA 1 belum menemukan titik temu, dikarenakan BPN tidak mempunyai hasil laporan KJPP. Mengenai proses penilaian harga, dikaji oleh KJPP selanjutnya diberikan kepada BPN dan BPN melakukan musyawarah bersama masyarakat (maksimal 30 hari).

“Pihak nya ke depan akan mengawal pertemuan PPL dengan BPN agar permasalahan warga yang terdampak pembangunan industri Petrokimia bisa cepat teratasi” ujar Liyana.


Komisi