JAKARTA MP.Komusi II DPRD Kabupaten Indramayu melakukan konsultasi ke Dirjen Guru dan Tenaga Kemendikbud RI, konsiltasi Komisi II dalam rangka menggali sumber-sumber informasi berkaitan dengan pendidikan, yang dipimpin Ketua Komisi II, Dalam,SH.KN. dan Wakil Ketua Komisi II, Anggi Nofiah, turut hadir pula para Anggota Komisi II DPRD Kab. Indramayu.

Dalam sambutannya Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu, Dalam,SH.KN. menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu ingin berkonsultasi dan bertukar pikiran serta sharing mengenai pendidikan khususnya mengenai kekurangan guru ASN di daerah.

"Kami ingin mengetahui bagaimana mekanisme untuk memenuhi kekurangan guru di daerah" ujar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu, Dalam,SH.KN.

Menanggapi hal tersebut pihak Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI menjelaskan "secara Nasional kekeurangan guru mencapai 988.133 yang di dominasi 40% oleh guru SD. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI mendesak kepada Presiden dan Wakil Presiden untuk melaksanakan pengangkatan guru ASN, sehingga pada tahun 2018 dilaksanakan pengangkatan guru sebanyak 100.000 tetapi yang lulus hanya 66.696. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI mempunyai kewenangan memberikan rekomendasi dari Kemenpan RB dan memberitahukan kepada daerah melalui Bupati atau Walikota untuk pengangkatan guru ASN akan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di daerah, agar tidak terjadi kesenjangan kebutuhan guru di sekolah sekolah daerah. Kemudian Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI mengajukan kembali ke Kemenpan RB, selanjutnya untuk penentuan jumlah formasi akan di proses oleh Kemenpan RB dan BKN" jelasnya.(TIM MP)


Komisi