INDRAMAYU MP - Komisi II DPRD kabupaten indramayu melakukan kunjungan lapangan ke beberapa SMP di wilayah Kabupaten Indramayu salah satunya adalah SMP N 1 Lohbener, sebagai fungsi legislatif perihal pengawasan dan melihat secara langsung kesiapan Sekolah Menengah Pertama khususnya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2020 – 2021 dan penerapan pendidikan di masa pandemic Covid 19..

Rombongan Komisi II dipimpin Sekretaris Komisi II Drs. H Haryono, MSi dan anggota Komisi II Drs. H. Eddy Mulyadi, MM, Dullah, dan Ruyanto serta dari Dinas Pendidikan Indramayu. Menurut Sekretaris Komisi II “ kunjungan lapangan ini untuk mengetahui pelaksaanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang ada di Kabupaten Indramayu juga mengenai menerapkan pendidikan di masa pandemic covid 19 ini.

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Indramayu dilakukan secara semi-online pada 22-27 Juni 2020.

Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu, Pendi Susanto mengatakan, orang tua calon peserta didik diperbolehkan ke sekolah bilamana belum memahami tata cara pendaftaran.

Di sana selain mendapat penjelasan, mereka juga akan diberikan url atau laman berupa google form untuk pendaftaran.

"Masing-masing sekolah urlnya berbeda, tapi isian formulir yang harus diisi sama," ujar

Calon peserta didik juga harus berusia paling tinggi 15 (Iima belas) tahun pada tahun awal pelajaran baru (Jika tidak sesuai ketentuan, maka pihak sekolah dapat membatalkannya sebagai calon peserta didik).

Selanjutnya Kepala SMPN 1 Lohbener Syafiii Imanudin mengatakan, saat ini sekolah sangat membutuhkan sarana prasarana untuk menunjang keberlangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti ruang kelas baru (RKB), mengingat pada tahun ajaran baru ini, antusias dari orangtua untuk menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Lohbener cukup tinggi. Tapi karena keterbatasan sarana prasarana maka pihaknya tidak dapat menampung semua calon peserta didik baru di SMPN 1 Lohbener, maka beberapa peserta didik dialihkan SMP lain dikawasan Lohbener. Oleh karena itu, ia meminta agar kekurangan ruang kelas di sekolahnya untuk segera diatasi.
Pada PPDB tahun ini, jumlah siswa yang melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Lohbener sebanyak 310 siswa, dari jumlah tersebut SMP N 1 Lohbener hanya dapat menerima 288 siswa. itupun kita harus alih fungsikan 1 ruang lab menjadi ruang kelas.
Sementara itu, anggota DPRD menyatakan, pihaknya akan menampung aspirasi ini dan menyampaikannya kepada eksekutif. Karena, sebagai wakil rakyat hanya bisa menampung dan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah daerah dan yang memutuskan nanti adalah pemerintah daerah sendiri. TIM MP

 


Komisi