SEMARANG MP-KOMISI III yang membidangi Perekonomian, melaksanakan Kunjungan Kerja ke DPRD Kabupaten Semarang dan DPRD Kota Semarang, Kunjungan Kerja ini di Pimpin Ketua Komisi III Ibnu Rismansyah yang didampingi Wakil Ketua Nico Antonio, Sekretaris Achmad Fathoni dan Anggota Komisi II, A. Rohman, Casmuni, Warli, Rini Yuliani, Kiki Z, Fenty Ruchyati, Rokhatul J, Nurhayati.

Hadir Pula Perwakilan dari PDAM Indramayu, dimana kunjungan kerja Komisi III bertempat diruang rapat DPRD Kabupaten Semarang dan diterima oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Semarang Budi Kristiono,SH dan Direktur Teknik PDAM Kab Semarang Eko Budi Santoso.

PDAM Tirta Bumi Serasi memiliki 43 ribu pelanggan atau 27 persen dari cakupan layanan di Kabupaten Semarang.Dengan Volume penjualan, jumlah pendapatan, dan jumlah pelanggan mengalami peningkatan, dan prosentase pengaduan hanya 5%. Pada PDAM Cabang Ambarawa, jumlah biaya operasional, volume penjualan, jumlah pendapatan, dan jumlah pelanggan meningkat, prosentase pengaduan 11%. PDAM Cabang Salatiga, jumlah biaya oprasional volume penjualan, dan jumlah pendapatan meningkat, prosentase pengaduan hanya 2%. PDAM Kabupaten Semarang Tirta Bumi Serasi dapat menekan biaya kerugian yang dikarenakan kebocoran, dengan cara mengkontrol penggunaan pipa tua. Volume produksi ditingkatkan, promosi yang lebih gencar, dan semakin meminimalisir jumlah pengaduan. Seperti yang diterangkan Eko Budi Santoso.

Sedangkan di DPRD Kota Semarang, Komisi III DPRD dan perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Mualim yang didampingi oleh Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang Juan Rama dan Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Abdul Majid.

Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Perhubungan Kota Semarang. Pembahasan dalam kunjungan kerja ke DPRD Kota Semarang mengenai Retribusi Perparkiran. Kasie. Pendataan Dishub Hendri A. mengatakan " bahwa di Kota Semarang sendiri, target retribusi parkir realisasinya masih jauh dari harapan. Untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kota Semarang kedepannya akan menggunakan sistem parkir elektrik".Dengan mengaksesĀ sips.dashboard.com, Pemkot dapat mengetahui data base masing-masing juru parkir yang ada di Kota Semarang. Harapannya dengan adanya sistem parkir elektrik ini dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang. (Tim MP)


Komisi