BANDUNG (MP) Berdasarkan Hasil Rapat Badan musyawarah Dprd kabupaten indramayu Dalam rangka pelaksanaan Program Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu Tahun 2021, Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu melakukan Konsultasi dan Koordinasi ke Dinas Penananaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PMPTSP) provinsi jawa barat, Rabu 17 February 2021, Dalam Rangka Sharing Dan Diskusi mendapatkan saran, masukan untuk  peningkatan wawasan tentang Penananaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PMPTSP).

Rombongan Komisi III DPRD kabupaten indramayu Di Pimpin langsung wakil ketua DPRD indramayu Amroni, SI,p didampingi Ketua Komisi III kabupaten Indramayu Ibnu rismansyah, Wakil ketua H. Nico Antonio, Sekretaris H Ahmad Fathani dan Anggota komisi III dprd kabupaten indramayu Serta Di Dampingi mitra kerja komisi III DPRD indramayu dinas Penananaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PMPTSP) kabupaten Indramayu.

Bertempat Di Ruang Rapat Anggrek Dinas Penananaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat Pimpinan Dan Anggota Komisi III DPRD kabupaten Indramayu di terima langsung Kepala bagian Penananaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat Bidang Pelayanan Perizinan Ekonomi Dr.H.Dodin Rusman Nuryadin,MSi Dan di dampingi kepala Sub Bagian serta Tim tekhnis Penananaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat.

Ketua Komisi III DPRD kabupaten Indramayu Ibnu Rismansyah Mengatakan maksud Dan Tujuan kedatangan Kami ke Dinas Penananaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat koordinasi dan konsultasi dalam rangka menambah wawasan terkait Kebijakan Daerah di Bidang Pelayanan Perizinan.

Lebih Lanjut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu Ibnu Rismansyah Ingin Mengetahui Program Yang Diusulkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Terkait Segitiga REBANA, Karena Ada Beberapa Kecamatan Di Indramayu Yang Akan Di Jadikan Kawasan Industri.

Kamipun Berharap Pemerintah Provinsi Ataupun Pusat Jika Kawasan Industri Di Indramayu Terealisasi, Harus Memperioritaskan Tenaga Kerja Lokal  dan  Setiap Perusahaan Yang Berdiri Harus Memperhatikan UMKM Yang Ada Di Desa Sekitar, Ungkapnya.

Kepala Bagian Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Bidang pelayanan perizinan Ekonomi Provinsi Jawa Barat  Dr.H.Dodin Rusman Nuryadin,MSi Proses  Perizinan Di Zaman Tekhnologi Sekarang Sangat Mudah Dan Simple, Dengan Proses Perizinan Online.  Melalui Perizinan Online Melalui Laman Web Dpmptsp.Jabarprov.Go.Id . Ada Beberapa Tahapan Dalam Melakukan Perizinan Secara Online.Tandasnya

Sementara Itu, Apa Yang Di Ungkapkan Ketua Komisi III Terkait Perhatian Perusahaan Dalam Memajukan  UMKM Di Desa Sekitar, Kami Setuju  Dan  Tertarik Karena UMKM Sangat Perlu Di Dorong Agar Masyarakat Sekitar Industri Secara Ekonomi Bisa Meningkat.

Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Makin Serius Mempromosikan Pengembangan Kawasan Metropolitan Rebana Pada Investor.

Kepala Bagian DPMPTSP Jawa Barat Mengungkapkan Kawasan Rebana Makin Menarik Usai Presiden Joko Widodo Mengarahkan Kawasan Subang Dan Majalengka Yang Menjadi Bagian Dari Rebana Menjadi Bagian Super Koridor Ekonomi Di Jawa Bagian Utara Yang Menjadi Pusat Investasi Baru Di Indonesia.

“Ditambah Pak Gubernur Jawa Barat Dalam Beberapa Kesempatan Menyebutkan Pengembangan Kawasan Metropolitan Rebana Meliputi Tujuh Kabupaten/Kota. Tegasnya

Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni Sip. Dalam Closing Statement Pada Kunjungan Konsultasi Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Saran, Masukan, Dan Informasi Yang Kami Dapatkan Bisa Di Jadikan Referensi Nanti Di Kabupaten Indramayu. Tim MP


Komisi