INDRAMAYU(MP) Antusiasme masyarakat dalam rangka menyambut hari raya idul adha 1439 H dikabupaten Indramayu sangat besar, terlihat di halaman gedung DPRD Indramayu dimanfaatkan oleh warga untuk melaksanakan sholat Idul Adha, semangat sukacita menyambut hari kemenangan tersebut dilakukan ratusan warga besama sanak keluarganya dengan beramai-ramai mendatangi kantor DPRD untuk melakukan sholat ied berjamaah yang merupakan agenda tahunan warga masyarakat disekitar gedung DPRD Kabupaten Indramayu. Sholat sunah dan berkurban pada pada hari raya Idul Adha adalah salah satu pelaksanaan ibadah, kaum muslimin dan muslimat pun rela berbondong-bondong datang ketempat ibadah dan berkurban hewan ternak pada panitia di Masjid Al Musyawaroh DPRD Indramayu.

Khatib dalam Khutbahnya menyampaikan, untuk mencapai kedekatan kepada Allah SWT dan hidup bahagia dalam limpahan nikmat tentu tidak mungkin dapat di capai hanya dengan berdoa, tetapi dengan usaha, kerja keras dan perjuangan yang lazim diiringi pengorbanan. Idul Adha adalah wujud keikhlasan yang tak tertandingi. Idul Adha adalah hari ketika ajaran Nabi Ibrahim AS menjadi teladan, dan juga menjadi salah satu momen terbesar umat manusia untuk menandai betapa dalam menjalankan perintah sang pencipta. Manusia harus ikhlas merelakan apapun yang paling berharga dalam hidupnya, termasuk melepas anak terkasih bila itu memang dikehendaki sang khalik, dan ritual penyembelian Ismail oleh sang ayah, Ibrahim, menjadi salah satu hikmah terpenting dari hakikat Idul Adha.

Spirit pengorbanan dengan bobot sekaliber Ibrahim saat menyembelih sang anak, Ismail, adalah amat langka dalam konteks kekinian Ia menjadi sebuah kemustahilan bahkan keajaiban. Karena kini hal-hal yang menyangkut pengorbanan telah banyak hilang digantikan dengan spirit mengabdi kepada motif mendapatkan keuntungan setinggi-tingginya. Semua dilakukan dengan pamrih yang kian lama kian menjauhkan individu dari ikatan-ikatan sosial.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota Komisi IV DPRD Indramayu, H. Abdul Rohman, SE, MM. "DPRD Indramayu mengucapkan terima kasih kepada DKM Al Musyawaroh, atas terselenggaranya kegiatan ini, serta kepada semua pihak yang telah menyalurkan Qurban, Sadaqah dan Infaqnya kepada panitia untuk disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkannya dan semoga dimasa yang akan datang kita dapat lebih meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan," ungkapnya. (Tim.MP)

Sikap arogansi oknum debt colector perusahaan pembiayaan (leasing), dituding sudah meresahkan banyak masyarakat termasuk di Kabupaten Indramayuu, menyikapi masalah itu ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Wartawan dan LSM Indramayu (GERWALI) melakukan aksi demo didepan kantor Bank Sinar Mas & Gedung DPRD, massa diterima langsung Ketua Komisi III, M. Alam Sukmajaya, ST.MM, dan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kab. Indramayu, Ibnu Rismansyah.

Perwakilan GERWALI, Icang, dalam orasinya mendesak DPRD Kab. Indramayu untuk menertibkan maraknya aksi oknum Debt Collector perusahaan leasing kendaraan bermotor yang kerap menyita kendaraan nasabah di jalan, sehubungan dengan terjadinya tindakan arogansi radikal dan premanisme debt kolektor yang dilakukan oleh oknum karyawan Sinar Mas Indramayu yang semena-mena terhadap konsumen yang tidak sesuai dengan undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Kami minta DPRD agar secepatnya membuat regulasi terkait keberadaan perusahaan pembiayaan (leasing) yang sering merugikan masyarakat dan kami meminta pihak eksekutif dan legislatif bersikap tegas menanggapi banyaknya kasus perampasan kendaraan di jalan oleh oknum debt colektor yang ditugaskan oleh perusahaan pembiayaan (leasing)”. Ujarnya.

"Masyarakat sudah muak dengan aksi premanisme yang dilakukan pihak leasing. Indonesia negara hukum, jadi tidak ada aksi premanisme dengan dalih apapun," kata salah satu warga indramayu, cutisna.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Indramayu, M. Alam Sukmajaya, ST.MM, menyampaikan, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melakukan rapat kerja dengan mitra kerja diantaranya jajaran Polres untuk menindaklanjuti informasi-informasi yang telah disampaikan. DPRD dan pihak terkait sepakat tidak bisa mentolerir sikap arogansi oknum debt colector perusahaan pembiayaan (leasing) yang sangat meresahkan masyarakat. “hal yang telah dilakukan oknum debt colector sudah jelas melanggar undang-undang yang kita ketahui bersama, Kami akan menampung semua aspirasi yang disampaikan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi bersama jajaran Kepolisian untuk mengatasi seluruh permasalahan ini.” Ujarnya.

Serupa dengan Ketua Komisi III, Wakil Ketua Komisi I DPRD Indramayu, Ibnu Rismansyah, mengatakan, tidak hanya Bank Sinar Mas saja tapi perusahan-perusahan leasing yang lain juga harus di tegaskan “pihak terkait diharapkan bekerja sama mencari bagaimana solusi kedepan mengatasi sikap arogansi oknum debt colector perusahaan pembiayaan (leasing) dalam rangka melindungi masyarakat dari tindak kekerasan dan premanisme”. Tuturnya. (Tim.MP).

INDRAMAYU (MP) Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus merupakan hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Hari istimewa ini biasanya diisi dengan berbagai macam kegiatan menarik, demikian pula di Sekretariat DPRD Kabupaten Indramayu, (16/08/2018) berbagai kegiatan baik itu olah raga seperti tenis meja dan juga berbagai game-game yg cukup seru seperti sepak bola terong, menari dengan balon dll, suasana semakin meriah karena para peserta lomba dihibur lagu-lagu yg dinyanyikan oleh para anggota dewan diiringi organ tunggal.

Acara ini diikuti oleh seluruh jajaran Kesekretariatan DPRD yg dipimpin Sekwan Iding Syafrudin, SE MSi juga oleh anggota Dewan yang digawangi oleh Ketua DPRD H Taufik Hidayat SH MSi.

Acara tersebut cukup meriah, terbukti dengan banyaknya peserta yg mengikuti lomba lomba dan games yg diselenggarakan oleh Panitia. (Gunari Somaatmadja)

 

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Kulonprogo DIY ke DPRD Kabupaten Indramayu JABAR menyoalkan mengenai pelaksanaan dan penerapan Tata Tertib DPRD, pertemuan tersebut bertempat di Ruang BAPEMPERDA, Kamis (05/7/2018).

Lajiyo Yok Mulyono, Ketua Rombongan Sekaligus Jajaran Pimpinan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kulonprogo DIY mengatakan bahwa kunjungannya beserta rombongan adalah untuk mempelajari lebih dalam mengenai penerapan, perubahan, dan pelaksanaan terkait Tata Tertib DPRD.

Ketua BAPEMPERDA DPRD Kabupaten Indramayu Dalam SH KN menerima dan memimpin pertemuan, sangat menyambut baik atas kedatangan rombongan DPRD Kabupaten Kulonprogo ini dan sangat akrab karena DPRD Indramayu sudah sering berkunjung kesana, bahkan anggota Komisi III DPRD Indramayu Dalam pada masa kuliah dulu pernah KKN di Kulonprogo.

“Hal-hal krusial dalam keseharian DPRD itu bisa diatur di dalam Tatib”, jelasnya,

Dalam menambahkan bahwa kaitannya dengan Hak-hak protokoler dan Kewajiban tidak masalah apabila dimasukkan ke dalam Tatib.

“Tidak masalah apabila ingin memasukkan Hak protokoler dan kewajiban ke dalam tatib, hanya saja dalam Tatib tidak dicantumkan” katanya, lebih lanjut diungkapkan bahwa untuk Kunjungan Kerja DPRD di dalam atau diluar jawa di Indramayu diselenggarakan selama 4 (empat) hari ke 2 (dua) lokasi.

Di DPRD Indramayu sendiri pelaksaan reses, kunjungan komisi, dan bintek disiapkan melalui Rapat Badan Musyawarah. “Jadi kita itu di Banmus sebelum pembahasan, Pimpinan Komisi, Pimpinan Fraksi dan Pimpinan DPRD mengadakan rapat untuk menentukan rencana kunjungan kerja, studi banding, dan bintek,” tutupnya.(Gunari Somaatmadja/Prima Nouvarius)

INDRAMAYU(MP). Dengan adanya aksi gerakan terorisme beberapa waktu lalu berupa rencana pengeboman Mapolres Indramayu yang dilakukan oleh oknum didikan dari paham Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme yang bertujuan untuk membuat kondisi daerah Indramayu menjadi tidak kondusif, tidak nyaman dan tidak aman, puluhan elemen kepemudaan diantaranya FKPPI, PPM, Pemuda Pancasila, GMNI, PMII, GP Ansor dan beberapa elemen pemuda lainnya yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang berhimpun di DPD KNPI Indramayu mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Indramayu menggelar aksi menolak terorisme yang belakangan ini terjadi Kabupaten Indramayu, massa diterima langsung Ketua DPRD Kab. Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH, M.Si. rabu,18/07/18.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Indramayu, Yoga Rahadiansyah dalam orasinya menyatakan, kami sebagai pemuda-pemuda Bumi Wiralodra Indramayu mengutuk keras dan membasmi sampai ke akar rumput gerakan paham Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme di Kabupaten Indramayu, mendukung aparat penegak hukum baik POLRI dan TNI untuk mengusut tuntas para pelaku pengeboman tersebut. “Atas nama Pemuda Indramayu kami siap menjadi mitra terdepan POLRI dalam upaya memberantas paham Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme dan meminta kepada pemangku kebiijakan memberikan perhatian penuh terhadap persoalan terorisme dengan membuat rencana aksi daerah pencegahan paham tersebut”, tuturnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Kab. Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH, M.Si menyampaikan, ini merupakan bentuk teror yang tentunya tidak boleh ada lagi di Bumi Wiralodra Indramayu. Pihak DPRD menyambut baik dan meminta aksi ini tidak hanya sekedar seremonial namun ditindaklanjuti dan mewaspadai gerakan terorisme diwilayah nya masing-masing. Masyarakat indramayu dihimbau agar dapat peduli dan waspada terhadap paham Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme “kami DPRD dan pihak terkait akan segera menindaklanjuti permasalahan teror ini dan kami meminta kepada seluruh elemen kepemudaan untuk bisa mendukung POLRI dalam melenyapkan dan menumpas sampai ke akar-akarnya aksi terorisme dalam rangka menciptakan kondisi yang kondusif, aman dan tentram dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Indramayu”, ujarnya. (Tim.MP).

INDRAMAYU (MP).Ketua DPRD H Taufik Hidayat, Bupati Indramayu Hj Anna Sophana SH, Dadim 0616 Indramayu Letkol Kav Agung Nur Cahyono SIP M.Tr (HAN) menghadiri Tanam/Panen Perdana Padi UPSUS PAJALE Gerakan Percepatan Tanam dan Serapan Gabah Kabupaten Indramayu di Desa Rajasinga Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu.

Pada kesempatan tesebut Kepala Karantina Kementerian Pertanian Ir. Banun Harpini MSc, menyampaikan “ Bahwa kegiatan tanam panen ini menjadi upaya untuk memastikan harga gabah, hal ini jadi perhatian kami, panen raya sebagai bentuk dorongan dan memastikan harga gabah tidak jatuh saat musim panen," ujarnya.

Upaya Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat dalam rangka meningkatkan produksi padi dalam menyongsong swasembada beras hingga kini terus dilakukan, mulai dari kegiatan pemberdayaan benih, perluasan areal tanam padi, perlindungan tanaman, pembangunan sarana prasarana pertanian, pelatihan, pengembangan teknologi dan inovasi intensivikasi, bantuan alsintan, subsidi benih, fasilitas sarana produksi budidaya padi hibrida, cetak sawah, jaringan irigasi, optimalisasi lahan, kartu tani, subsidi asuransi usaha tani hingga program upsus pajale.

Komisi