INDRAMAYU(MP) Untuk perlu kita ketahui bahwa memberikan santunan anak yatim merupakan suatu kegiatan yang sangat mulia. Seperti yang kita ketahui bahwa memperoleh kehidupan dan pendidikan yang layak adalah hak setiap manusia, apalagi bagi anak- anak. Dalam riwayat Rasulullah telah mencontohkan kepada umatnya untuk selalu mengasihi anak anak dengan memberikan hak-hak mereka secara wajar.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Abas Abdul Jalil, M.Si yang menghadiri giat santunan yatim piatu yang diselenggarakan dalam rangka Harlah Yabujah Ke 38. (25/02/2019)

Giat santunan yatim piatu tersebut dilaksanakan di halaman gedung Yayasan Ibu Hj. Chodijah Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu. Nampak raut wajah kegembiraan dari anak yatim piatu yang hadir, kurang lebih 1000 anak yatim piatu yang mendapatkan santunan dan masyarakat sekitar sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Abas Abdul Jalil, M.Si dalam kegiatan tersebut mengatakan jika kita mengasihi anak yatim, maka akan menjadi figur orang tua bagi mereka. Kasih sayang yang diberikan kepada anak yatim akan melembutkan hatinya. Kekerasan hati manusia bisa berasal dari akhlak yang buruk, seperti dengki, dusta, dan kikir. semoga anak-anak tersebut menjadi anak yang sholeh/sholehah dan tetap semangat belajar untuk mengejar cita-cita. (Tim.MP)

INDRAMAYU (MP) Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Taufik Hidayat, SH. M.Si menghadiri acara kunjungan Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi dalam rangka bakti sosial dan deklarasi pemilu 2019 dengan nelayan Indramayu untuk mewujudkan pemilu tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten Indramayu. Turut hadir PLT Bupati Indramayu H. Supendi.M.Si beserta jajaran. Kamis (24/01/19)

Kegiatan kunjungan yang berlangsung di halaman parkir pantai karangsong yang di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut di isi dengan pemutaran video deklarasi pemilu damai, pemutaran video testimoni nelayan (asuransi), pemberian asuransi kepada 1000 orang dan pemberian 100 buah ring buoy serta penyerahan 400 sembako secara simbolis kepada para nelayan.

Pada akhir acara kunjungan Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi dalam rangka bakti sosial dan deklarasi pemilu 2019 dengan nelayan tersbut juga dilakukan penebaran bibit ikan.

Sementara itu pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat menggelar konfrensi pers kepada media menyampaikan deklarasi pemilu 2019 bertujuan untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan "Penting untuk menjaga suasana benar-benar aman dan terjaga menjelang pelaksanaan pemilu 2019, peran masyarakat dalam menangkal berita Hoax sangat lah penting dan diperlukan unruk menjaga suasana pemilu 2019 tetap kondusif” tuturnya.

lebih lanjut Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menghimbau kepada semua pihak di masyarakat agar memiliki rasa tanggungjawab guna menciptakan suasana aman dan damai sepanjang proses pemilu. (Tim.MP)

INDRAMAYU(MP) Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Kendal Provinsi Jawa tengah melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Indramayu pada Selasa (19/02/19). Bertempat di Ruang Bapemperda DPRD Indramayu diterima langsung oleh Ketua Komisi III M. Alam Sukmajaya ST.MM didampingi Anggota Komisi III DPRD Indramayu H. Sirojudin.SP dan Asniah Darpadi.

Dalam sambutannya pimpinan rombongan, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kendal Sholichin, SH mengatakan maksud dari kunker tersebut yaitu mempelajari mengenai fungsi dan peran DPRD khususnya mengenai informasi dan masukan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa kepada kami, kiranya DPRD Kabupaten Kendal dan DPRD Kabupaten Indramayu bisa bersinergi dan kerjasama terjalin untuk kemajuan bersama,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi III Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kab. Indramayu M. Alam Sukmajaya ST.MM menjelaskan, Komisi III terus mengupayakan dalam meningkatkan intensifikasi dan eksentifikasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ada tiga hal yang menjadi unggulan di Kabupaten Indramayu diantaranya Pajak Bumi dan Bangunan, Pajak Penerangan Jalan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang cukup besar menyumbangkan PAD terhadap daerah. Selain itu juga Komisi III juga terus mendorong potensi-potensi pendapatan asli daerah lainnya diantaranya pajak parkir dan retribusi.

“Setiap OPD harus bisa berkoordinasi untuk menggali potensi dan meningkatkan pajak asli dareah. Intinya ini kita terus genjot untuk peningkatan PAD guna pembangunan dan kesejahteraan daerah,” ujarnya. Rangkaian acara Kunjungan Kerja diakhiri dengan tukar cinderamata antara DPRD Kabupaten Kendal dan DPRD Kabupaten Indramayu. (Tim.MP)

INDRAMAYU MP - Laksanakan Mandat Nelayan Sesuai Konstitusi Demi Keadilan Kelautan. Serikat Nelayan Indonesia Kabupaten Indramayu (SNI) Hadir Sebagai Wadah Berkumpulnya Para Nelayan Untuk Menyalurkan Aspirasi Kepada Pemerintah, Melakukan Pengawasan Dan Pemberdayaan Bagi Nelayan Yang Membutuhkan, Datangi Gedung Dprd Kabupaten Indramayu. Kamis (10/01/2019)

Maraknya Pengguna Alat Tangkap Garok Untuk Menangkap Teripang Bola (Ondol-Ondol). Hal Tersebut Disebabkan Oleh Cara Kerja Alat Tangkap Garok Dilempar Dan Di Bentangkan Sedalam 16-20 Meter Ke Laut Kemudian Ditarik Dengan Kapal. Penarikan Garok Merusak Biota Laut Seperti Trumbu Karang, Habitat Dan Generasi Laut. Alat Tangkap Jenis Garok Merupakan Alat Terlarang Menurut Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan No 71 Tahun 2016,

Arif Korlap Aksi Masa Dari SNI Pada Kesempatan Audensi Yang Di Temui Oleh Perwakilan Dprd Menyampaikan,” Kami Serikat Nelayan Indonesia Wilayah Kabupaten Indramayu Mendesak Agar Segera Dprd Kabupaten Indramayu Membuat Peraturan Daerah (PERDA) INDRAMAYU Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Nelayan, Menuntun Pemerintah Daerah Indramayu Untuk Memberikan Hak Hak Nelayan, Akses Infrastruktur Yang Adil Bagi Nelayan Kecil Dan Perijinan Kapal Yang Mudah Dan Murah.

Pada kesempatan itu beberapa perwakilan masa pendemo di terima langsung diruang rapat Bapemperda oleh wakil pimpinan DPRD Indramayu H ABBAS ABDUL DJALIL DAN H KASAN BASHARI.

Menurut H Kasan Bashari Siap Menindak Lanjuti Aspirasi Serikat Nelayan Indonesia (SNI) Wilayah Indramayu,” Kami Sebagai Representasi Dari Masyarakat Wajib Untuk Berbuat Dan Menindaklanjuti Apa Yang Di Inginkan Dan Diharapkan. Dengan Adanya Tuntutan Dari Masyarakat Saya Akan Memerintahkan Komisi Yang Membidangi Kelautan Agar Segera Melakukan Rapat Kerja, Dan Usulan Aspirasi Ini Akan Dijadikan Bahan Referensi Rapat Kerja Komisi Dengan Dinas Terkait.”

Setelah di temui wakil pimpinan DPRD Kabupaten Indramayu H ABBAS ABDUL DJALIL DAN H KASAN BASAHARI Dan Mendapat Jawaban Terkait Tuntutan Atau Aspirasi Masa Serikat Nelayan Indonesia Wilayah Kabupaten Indramayu Membubarkan diri selanjutnya Menuju Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Indramayu. (Tim Media Parlemen)

INDRAMAYU (MP) DPRD Kabupaten Indramayu menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah, selasa (29/01/19). Kunjungan kerja tersebut diterima langsung Ketua Bapemperda DPRD Indramayu H.Dalam, SH.KN di ruang sidang utama gedung DPRD Kab. Indramayu. Turut hadir bagian Kesra, KPA serta Dinas Kesehatan Pemkab Indramayu.

Dalam sambutannya Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Banyumas, Mustofa, S.Ag mengungkapkan, selaku pimpinan rombongan dirinya mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak DPRD indramayu. Tujuan kunjungan tersebut ungkapnya, yakni untuk bertukar pikiran dan berbagi informasi khususnya mengenai pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. “Kami ingin bertukar pikiran untuk mengambil langkah langkah dan strategi yang dapat dikembangkan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di kota kami,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bapemperda DPRD Kabupetan Indramayu, H. Dalam SH.KN, menyampaikan Kabupaten Indramayu sudah memiliki Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 08 tahun 2009 tentang pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di kabupaten indramayu. “bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS merupakan aspek penting dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang berkwalitas serta Kabupaten Indramayu merupakan salah satu daerah yang rawan dengan peningkatan kasus HIV dan AIDS di Indonesia sehingga perlu diambil langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan secara melembaga, sistematis, komprehensif, partisipatif dan berkesinambungan” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut KPA Indramayu juga menjelaskan, terkait pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Indramayu ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan yaitu penjangkauan dan pendampingan pada kelompok berperilaku resiko tinggi, pendampingan dan dukungan pada ODHA, pemetaan titik hot spot kelompok populasi kunci, pertemuan dan koordinasi, pelatihan HIV/AIDS dan Support Group, penguatan kelembagaan LSM peduli AIDS, Worshop dan Sosialisasi, kegiatan dialog interaktif dan spot iklan himbauan layanan masyarakat upaya penanggulangan HIV/AIDS, dan kegiatan pendukung lainnya. (Tim.MP)

INDRAMAYU MP.Kabupaten Indramayu kembali mendapat kunjungan untuk studi banding. Hari ini, Rabu (09/01/19), yang datang berkunjung adalah Pimpinan dan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang dan Komisi D Kabupaten Bandung. Kedatangan mereka diterima oleh Ketua Komisi IV Drs. H. Muhaemin di ruang sidang utama gedung DPRD Indramayu.

Dalam sambutannya Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang M. Wardoyo, mengatakan kedatangan pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Pemalang untuk sharing mengenai bidang pembangunan infrastruktur yang dinilai memiliki dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Lebih lanjut Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Teddy Surahman, menyampaikan tujuan kunjungan kerja tersebut untuk sharing dan berbagi pengalaman serta bertukar informasi terkait fungsi dan kontrol DPRD khususnya mengenai Pelayanan Kesehatan. "Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan referensi untuk kemajuan dan pembangunan kabupaten Bandung kedepan," katanya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Ketua Komisi IV DPRD Indramayu Drs. H. Muhaemin, mengatakan Pembangunan yang berbasis pedesaan diberlakukan untuk memperkuat fondasi perekonomian, mempercepat pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan perkembangan antar wilayah, sebagai solusi bagi perubahan sosial. “Desa sebagai basis perubahan dalam realisasinya pembangunan pedesaan memungkinkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi digerakkan ke pedesaan sehingga desa menjadi tempat yang menarik sebagai tempat tinggal dan mencari penghidupan. Infrastruktur desa, seperti irigasi, sarana dan prasarana transportasi, listrik, telepon, sarana pendidikan, kesehatan dan sarana- sarana lain yang dibutuhkan, harus bisa disediakan sehingga memungkinkan desa maju dan berkembang” ujarnya.

Sementara Itu pada akhir acara kunjungan DPRD Kab. Pemalang dan DPRD Kab. Bandung ke DPRD Indramayu tersebut di isi dengan Saling Memberikan Cindera Mata. (Tim.MP)

Komisi