INDRAMAYU MP - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, bersama dengan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Saksikan peluncuran Aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR) secara virtual di gedung Satuan Penyelenggaraan Administrasi (Satpas) Polres Indramayu, Selasa (13/04/2021). Di luncurkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya secara virtual Kapolri mengatakan nantinya melalui aplikasi SINAR, perpanjangan SIM dapat dilakukan masyarakat secara online lewat handphone. "Hari ini, masyarakat Indonesia baik yang di dalam maupun di luar negeri kita harapkan bisa mendapatkan pelayanan perpanjangan SIM dari rumah atau di mana masyarakat berada cukup dengan menggunakan aplikasi Samsat digital nasional atau Sinar yang ada di handphone," kata Sigit. Syaefudin dalam kesempatan sama menganggap, peluncuran program ini merupakah satu terobosan yang baru, karena di era digital sekarang mau tidak mau Masyarakat akan dihadapkan dengan teknologi. “Ini merupakan terobosan aplikasi yang sangat bagus dari Polri, karena sekarang dengan berkembangnya zaman, mau tidak mau masyarakat akan selalu dihadapkan dengan teknologi. Apalagi tadi disampaikan juga pada launching aplikasi SINAR ini, keinginan nantinya membuat SIM akan semudah seperti memesan Pizza, hanya melalui ponsel saja”. Ucap Syaefudin.TIM MP

INDRAMAYU MP - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, menerima audiensi dan menampung aspirasi Serikat Honorer Pendidik dan Tenaga Kependidikan (SHPTK). Rabu (07/04/2021).

Ada dua yang menjadi keluhan SHPTK pada audiensi kali ini, yang pertama, meminta bahwa guru honorer ini untuk di sejahterakan dengan didukung dengan Peraturan Daerah (Perda), Kedua yakni meminta DPRD ikut andil dan Mendesak adanya kenaikan di anggaran upah guru honorer.

Didampingi oleh Ketua Komisi 2 (Dua), Dalam, dan Anggota Komisi 3 (Tiga), Abdul Rohman. Kang Udin, (Sapaan H. Syaefudin), mengatakan bahwa audiensi ini merupakan salah satu keluhan para guru honorer, yang memang di Indramayu sendiri banyak yang belum ter-sejahterakan haknya.

“saya mewakili anggota dewan lainnya, akan selalu menerima audiensi dengan tangan terbuka, apalagi sekarang yang meminta adalah serikat tenaga pendidikan honorer, yang mana pembuat pondasi generasi cerdas yang ada di indramayu, sehingga harus dianggap serius keluhan seperti ini.” Ucap Kang udin.

Dalam, selaku Ketua Komisi 2 (Dua) yang mana membidangi tentang pendidikan, mengatakan akan merapatkan hasil audiensi dengan seluruh anggotanya, kemudian akan diadukan secara langsung dengan Bupati, Nina Agustina, dan perangkat Daerah yang berkaitan dengan Pendidikan.

“Aspirasi ini akan segera kami bahas dengan seluruh anggota Komisi Dua, kemudian  akan kami lanjutkan ke Bupati Indramayu dan jajaran terkait, komisi 2 akan terus memperjuangkan Hak kesejahteraan Tenaga Pendidikan Honorer.” Ucap Dalam.

Ketua SHPTK, Ismail, berterima kasih kepada Ketua DPRD dan anggotanya yang sudah mau mendengarkan keluh kesah dari teman-teman guru honorer, dan harapannya dari audiensi ini, seluruh guru Honorer di Indramayu akan mendapatkan kabar baik.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak H. Syaefudin dan anggota yang sudah mau menerima audiensi kami, sudah lama kami ingin menyampaikan keluhan-keluhan dari guru honorer. Dan harapannya dari hasil audiensi ini kami akan mendapatkan kabar baik.” Kata Ismail. TIM MP

INDRAMAYU MP - Kejaksaan Dalam Negeri (Kejari) Kabupaten Indramayu menyatakan siap menjadi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Senin (12/04/2021). Menyematkan diri dengan tagline Kejari “Reborn” (Ramah, Elegan, Berintegritas, Optimis, Responsif, dan Nyata). Dengan Tagline tersebut menjadi simbol yang melahirkan kejari yang baru dan akan melayani masyarakat Indramayu dengan Sepenuh hati. Dilaksanakan pada sebuah apel, Pencanangan Kejari Reborn ini dihadiri Oleh Bupati Hj. Nina Agustina, Ketua DPRD H. Syaefudin, Serta Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Denny Achmad dalam pidatonya menjelaskan, reformasi birokrasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Indramayu merupakan salah satu langkah yang kita ambil untuk mewujudkan keinginan pemerintah untuk melakukan penataan sistem organisasi yang baik. “ Kejaksaan Negeri Indramayu sudah membetuk Tim Khusus untuk mensukseskan Zona Integritas WBK dan WBBM ini. Kami terlahir kembari dengan semangat kerja baru” Sambung Denny. Dikesempatan yang sama Ketua DPRD Indramayu, H. Syaefudin, Mengapresiasi pencangan Zona Integritas Kejaksaan Negeri Indramayu, menurutnya dengan ini Pemerintahan Kabupaten Indramayu selangkah lebih maju demi mewujudkan Pemerintahan yang Bermartabat. “ Saya sangat mengapresiasi yang dilakukan Kepala kejaksaan Negeri Indramayu dan jajarannya, karena dengat di camkannya Kejaksaan Negeri Indramayu sebagai zona Integritas ini akan mendekatkan Kabupaten Indramayu menjadi Sistem birokrasi dan Pemerintahan yang Bermartabat. “ Ucap Syaefudin. TIM MP

INDRAMAYU (MP)  - Masyarakat Yang Tergabung Dalam Paguyuban Nelayan Indramayu Dan Forum Masyarakat Peduli (FMP) Mendatangi  Gedung Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu. Kamis (01/04/2021)

Bertempat Di Ruang Rapat  Bapemperda DPRD Kabupaten Indramayu Paguyuban Nelayan Indramayu dan Forum Masyarakat Peduli dalam audensi ini Di Terima Langsung Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin, SH Didampingi Sekretaris Komisi III H Ahmad Fathani, Sekretaris Komisi IV Abdul Rojak  Serta Dinas Perhubungan, Diskanla.

Di hadapan Pimpinan dan Anggota DPRD kabupaten Indramayu ketua Forum Masyarakat Peduli asep sumarna bersama Paguyuban Nelayan Indramayu mendesak Kompensasi dan realisasi Corporate Responsibility (CSR) untuk nelayan terdampak pembangunan pelabuhan Internasional patimban, yang beroperasi di wilayah itu agar segera membayarkan tanggung jawab sosial dan lingkunganya kepada warga, pelabuhan Internasional patimban, Sudah melakukan kegiatan pembangunan. Namun kompensasi yang menjadi kewajiban belum pernah menyentuh terhadap para nelayan.

Hal ini disampaikan salah satu perwakilan nelayan, junanto. Menurut junanto, persoalan yang saat ini dihadapi nelayan adalah persoalan perut. “Lahan kami sudah terdampak dan pendapatan juga menurun, nelayan merasakan ada dampak dari pembangunan Pelabuhan Patimban pada hasil tangkapanya” jelas junanto.

Sementara Itu, Perwakilan, Dul Wahid Senada Dengan Junanto. “ Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tidak Pernah Memberikan Solusi Yang Tepat Bagi Para Nelayan Yang Terdampak,” Katanya.

Kami berasal dari Rakyat dan akan memperjuangkan rakyat, Karena bagaimanapun juga walaupun keberadaan Pelabuhan internasional patimban secara letak geografis berada di perbatasan wilayah Subang dan indramayu, dengan adanya pembangunan pelabuhan internasional patimban tersebut otomatis dampak nya itu sampai wilayah Indramayu.

"pelabuhan internasional patimban memang harus ada efek yang baik untuk lingkungan sekitar. Baik untuk Indramayu pada khususnya dan Jawa barat secara umum,” tegas fathani

“Hari ini, telah di dengarkan dan kami catat untuk pembahasan selanjutnya, kami Berharap kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini, semua perusahaan yang di Indramayu harus  bermanfaat khususnya bagi lingkungan sekitar umumnya bagi rakyat indramayu. Baik BUMN, BUMD, Perusahaan swasta itu harus ada manfaat untuk masyarakat” pungkas fathani.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Indramayu Abdul Rojak menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan internasional tersebut, pasti akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan nasional. Dengan jelas ia menyampaikan akan memberikan keberpihakan dan prioritas kepada rakyat agar tidak ada yang tersakiti.

 “Saya sebagai Anggota Dewan tentu utamanya kepada rakyat. Pembangunan boleh, pembangunan itu tujuannya untuk mensejahterakan rakyat secara nasional tetapi tanpa mengabaikan kesejahteraan warga masyarakat yang terkena dampak pembangunan tersebut, tegasnya. TIM MP

INDRAMAYU MP - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, bersama Bupati Indramayu Hj, Nina Agustina yang didampingi oleh seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menghadiri pembukaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri Indramayu (Kadin), Rabu (07/04/2021). Acara ini juga bermaksud diresmikannya Kantor Sekretariat Kadin Indramayu dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Indramayu serta serah jabatan kepengurusan periode baru.

Ketua Kadin Indramayu, H. Maman Suparman yang pada sambutan pembukaannya mengatakan bahwa Kadin pada kepengurusan kedepannya akan terus selalu meningkatkan nilai jual UMKM Indramayu dan menciptakan pasar bagi produk UMKM olahan masyarakat Kabupaten Indramayu. Kedepannya Kadin juga akan selalu memfasilitasi pelaku usaha agar mampu berkembang dan dapat bersaing di pasar Jawa Barat dan Nasional.

“Kadin akan selalu berusaha untuk menjadi wadah bagi para UMKM di indramayu untuk berkembang dalam mensejahterakan nilai jual produk-produk local, dan Kadin juga akan selalu berjuang guna Produk-produk olahan Lokal akan mampu bersaing di kanca Provinsi Jawa Barat maupun Nasional.” Ucap Maman.

Syaefudin mengharapkan pada kepengurusan Kadin yang baru ini akan menjadi Kompas bagi para pengusaha-pengusaha yang ada di Indramayu, Terutama produk-produk UMKM hasil produk olahan Masyarakat Indramayu yang di masa pandemi ini harus diangkat daya saingnya.

“Dipengurusan yang baru ini semoga Kadin dapat menjadi tujuan dan wadah bagi para pengusaha-pengusaha yang ada di indramayu, terutama para pengusaha Produk UMKM yang ada di Indramayu, karena di era pandemic ini saya yakin semua berdampak tapi harapan saya dengan adanya Kadin akan mampu membantu meningkatkan nilai jual para pengusaha UMKM Kabupaten.” Kata Syaefudin. TIM MP

INDRAMAYU (MP)- Ketua DPRD Indramayu H Syaefudin, SH Bersama Bupati Nina Agustina Da'i Bachtiar Di dampingi Forum komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPIMDA) Mengunjungi pengungsi kebakaran PT. Pertamina (Persero) Revenery Unit VI Balongan.

Bertempat di Gedung Olahraga Komplek perumahan Bumi Patra Ketua DPRD kabupaten Indramayu melihat secara langsung situasi kondisi para pengungsi pasca ledakan & kebakaran yg terjadi di Kilang Minyak PT. Pertamina (Persero) Revenery Unit VI Balongan.

Kedatangan kami sedikitnya bisa menghibur secara psikologis agar mereka tabah dan selalu diberikan kesehatan, kita percayakan penanganan kebakaran kepada pihak yang berwenang, dan insya Allah akan kembali normal.ungkap Ketua DPRD

Dalam peninjauan tersebut, mereka membagikan berbagai bahan makanan ringan seperti biskuit, minuman, masker, dan juga hand sanitizer.

Setelah melihat kondisi dan situasi korban Ledakan & kebakaran di GOR Bumi Patra kami langsung bergeser ke Gedung Pendopo Indramayu, bersama Ibu Bupati melanjutkan pertemuan dengan pihak PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan dalam agenda mendengarkan presentasi dari pihak terkait perihal kejadian kemarin.

"Saya akan pertanyakan dan tekankan kepada mereka tentang Safety Management di area Kilang minyak 1". Kata Ketua DPRD H. Syaefudin, SH. TIM MP

 

Komisi