INDRAMAYU(MP)- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan Melaksanakan Kunjungan Kerja (KUNKER) Ke DPRD Kabupaten Indramayu.Kegiatan Kunjungan Kerja Kali Ini  Juga Bertujuan Untuk Sharing Pendapat Terkait  Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan Saiful Bakhri.S,Ag.Dalam Sambutannya Maksud Dan Tujuan Kedatangan Kami DPRD Kabupaten Pekalongan Adalah Ingin Sharing Pendapat Terkait Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Penyelenggaraan Pendidikan Tatap Muka Tahun 2021 Di Kabupaten Indramayu, Ungkapnya

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Pekalongan Di Temui Langsung Ketua Komisi III Dprd Indramayu Ibnu Rismansyah, Dalam Sambutanya Risman Sapaan Akrab Politisi Golkar Ini Mengatakan Belajar tatap muka belum dilaksanakan di sekolah-sekolah Indramayu, sesuai SK Bupati, bahwa belajar secara daring dan luring masih dilanjutkan di tahun 2021 ini, di karena situasi Pandemi Covid 19 di Indramayu masih cukup tinggi,  Dunia Pendidikan Terdampak Imbas Sangat Besar Di Masa Pendemi Ini, Sekolah Tatap Muka Langsung Belum Dibolehkan, Karena Kita Harus Turut Memutus Wabah Mata Rantai Virus Covid19 , Jangan Sampai Terkena Pada Generasi Penerus Bangsa. Banyak Tantangan Yang Harus Dihadapi Dalam Pendidikan Di Masa Pandemi Ini, Guru dituntut untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam memberikan pembelajaran secara daring, sehingga anak anak tidak jenuh dalam menerima pembelajaran tersebut, bagaimana tingkat pemahaman anak atas materi materi yang telah diberikan secara daring, melalui dialog interaktif antara guru dan anak, menimbulkan tingkat pemahanan anak atas materi yang baik, Peran pemerintah sangat penting dalam memberikan kualitas pendidikan kepada anak bangsa, karena pendidikan adalah kunci dari kenberhasilan sumber daya manusia suatu Negara. Di tangan anak-anaklah ke depannya kita bisa menjadi maju.

Risman Pun Mengungkapkan Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indramayu  Belum Optimalnya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dalam Pengelolaan Berbagai Potensi Daerah Dan Obyek Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah, Dengan Pendekatan Fenomenologi Mengacu Pada Tujuan Yang Telah Ditentukan Yaitu Untuk Mengetahui Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Indramayu. Hasil Evaluasi Kami Khususnya Komisi Iii DPRD Kabupaten Indramayu Menunjukan Bahwa Ada Beberapa Hal Yang Perlu Dilakukan Oleh Pemerintah. Pertama, Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Indramayu Selama Ini Masih Belum Maksimal, Seperti Pajak Daerah Yang Telah Ditetapkan Dengan Target Capaian Yang Belum Mengalami Peningkatan Yang Signifikan. Selain Itu, Retribusi Yang Juga Merupakan Sumber Pendapatan PAD Belum Maksimal Dan Masih Ada Indikasi Kebocoran, Begitu Pula Lain-Lain Pendapatan Yang Sah, Banyak Sekali Bagian-Bagian Yang Belum Dioptimalkan Untuk Menambah Pad Kabupaten Indramayu. Tegasnya

Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Saeful Arif, SH,M.Kn,  Mengatakan Dirinya Sangat Berterimakasih Karena Kunjungannya Kali Ini Diterima Langsung Ketua Komisi III Dprd Kabupaten Indramayu, Semoga Apa Yang Kami Dapatkan di indramayu Bisa Di Implementasikan Di Kabupaten Pekalongan,pungkasnya.

Di akhir acara DPRD kabupaten Indramayu Dan DPRD kabupaten Pekalongan Saling Bertukar Cindera Mata, Tanda Kunjungan Kerja Kali Ini Sudah Selesai.TIM MP


Komisi