INDRAMAYU.(MP) Komisi C DPRD Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke DPRD Kabupaten Indramayu yang dipimpin Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Erry Sadewo. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Anggota Komisi IV DPRD Kab. Indramayu, Ruswa, MpdI, juga hadir dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Daerah Kab.Indramayu, Kedatangan mereka ke Indramayu dalam rangka study komparatif mengenai permasalahan dan solusi kawasan permukiman kumuh.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Erry Sadewo mengatakan tujuan kedatangannya tersebut untuk mencari referensi, sharing dan berbagi pengalaman serta bertukar informasi terkait permasalahan dan solusi kawasan permukiman kumuh. “kami melakukan kunjungan dan study banding ke DPRD Indramayu ini untuk mencari tahu bagaimana Kabupaten Indramayu dalam mengatasi permasalahan dan solusi mengenai kawasan permukiman dan perumahan kumuh. Kami pilih study ke Indramayu karena dalam pantauan, kota ini memiliki kebijakan bagus soal mengatasi masalah pemukiman. Harapannya bisa memperoleh banyak ilmu untuk bisa dijadikan oleh-oleh ke sana," ujarnya.

Demikian juga yang diutarakan Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Wahid, mempertanyakan bahwa di sekitaran rel kereta api kota Semarang masih terdapat banyak rumah2 kumuh.bagaimana selaku wakil rakyat kab.indramayu dlm mngatasi masalah tsb? Juga Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang lainnya H. Muhammad Chahid yang mengatakan bahwa Kab.Indramayu sangat banyak penduduk nya,bagaimana pemerintahan dan DPRD Kab..Indramayu dalam mnanggulanggi kawasan pemukiman yang kumuh di Indramayu.

Menanggapi hal tersebut kabid.dinas perumahan dan kawasan permukiman daerah kab.indramayu, Bhayu menjelaskan bahwa kawasan kumuh di daerah kab.indramayu yang di tangani oleh pemerintahan kab.indramayu itu mengikuti program dari pemerintah pusat yaitu program KOTAKU yang dapat mengurangi wilayah kumuh dan berharap bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk mendukung terwujudnya tujuan program tersebut, di tingkat kelurahan/desa telah terbentuk kelembagaan yang representatif dan mengakar yang dinamakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),bagi desa-desa yang mendapat program KOTAKU harus benar-benar bisa dimanfaatkan baik oleh desa maupun masyarakatnya. Karena dapat mengurangi wilayah kumuh yang sudah ditanggung oleh program. Sehingga saat sekarang kawasan kumuh di daerah Kab.indramayu sudah membaik, karena pusat meninjau dan menilai hasil nya memuaskan (Tim.MP)


Komisi