INDRAMAYU, (MP). Senin, 8/4/2019 Indramayu dilanda banjir yang disebabkan tingginya air membuat beberapa tanggul jebol dan menggenangi permukiman warga, seperti di Desa Dukuh, Plumbon, dan Pekandangan Jaya. Selain itu banjir juga menggenangi akses jalan yang menghubungkan Indramayu-Jatibarang. Akibatnya jalur yang mengarah ke Indramayu lumpuh tak bisa dilintasi kendaraan karena tingginya permukaan air hingga mencapai sekitar 30 cm. Kendaraan pun harus berbagi jalan di jalur yang tidak tergenang air, bahkan kendaraan roda dua menyusuri tanggul irigasi.

Dari hasil pemantauan, ketinggian air bervariasi mulai setinggi lutut hingga mencapai paha orang dewasa. akibatnya ribuan rumah terendam air luapan Sungai Cimanuk Indramayu, karena dibukanya pintu-pintu di waduk rentang yang sudah tidak mampu menampung debit air yang disebabkan curah hujan tinggi dihulu dan Jatitujuh.

Menanggapi kondisi itu Bupati Drs H. Supendi, MSi dan Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Taufik Hidayat, SH. MSi bergerak cepat meninjau ke lokasi banjir, yang disebabkan oleh meluapnya air di sepanjang daerah aliran Sungai (DAS) Cimanuk, karena debit air dari bendungan Rentang Jatitujuh volumenya cukup besar. yang terus meluas akibat meluapnya air sungai Cimanuk di Kabupaten Indramayu, membuat Pemkab Indramayu melakukan upaya darurat. Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Indramayu , mendatangi Bendung Rentang, Majalengka, meminta kepada pengelola Bendung Rentang, agar air yang disalurkan ke sungai Cimanuk untuk dikurangi. karena jika terus dibiarkan, maka luapan air akan semakin besar dan genangan air akan semakin meluas.

Berdasarkan pantauan di Bendung Rentang, saluran air dibuang sebagian besar ke Cimanuk, sementara yang ke Cipelang Indramayu dan Gegesik Cirebon sangat sedikit. Pembuangan ke sungai Cimanuk dengan debit yang tinggi inilah, yang menyebabkan sungai Cimanuk di Indramayu mengalami luapan. Pengelola Bendung Rentang membuka pintu air ke arah Cipelang dan Gegesik sebagai upaya untuk mengurangi debit air di sungai Cimanuk menuju Indramayu. (Tim MP)


Komisi