Sikap arogansi oknum debt colector perusahaan pembiayaan (leasing), dituding sudah meresahkan banyak masyarakat termasuk di Kabupaten Indramayuu, menyikapi masalah itu ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Wartawan dan LSM Indramayu (GERWALI) melakukan aksi demo didepan kantor Bank Sinar Mas & Gedung DPRD, massa diterima langsung Ketua Komisi III, M. Alam Sukmajaya, ST.MM, dan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kab. Indramayu, Ibnu Rismansyah.

Perwakilan GERWALI, Icang, dalam orasinya mendesak DPRD Kab. Indramayu untuk menertibkan maraknya aksi oknum Debt Collector perusahaan leasing kendaraan bermotor yang kerap menyita kendaraan nasabah di jalan, sehubungan dengan terjadinya tindakan arogansi radikal dan premanisme debt kolektor yang dilakukan oleh oknum karyawan Sinar Mas Indramayu yang semena-mena terhadap konsumen yang tidak sesuai dengan undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Kami minta DPRD agar secepatnya membuat regulasi terkait keberadaan perusahaan pembiayaan (leasing) yang sering merugikan masyarakat dan kami meminta pihak eksekutif dan legislatif bersikap tegas menanggapi banyaknya kasus perampasan kendaraan di jalan oleh oknum debt colektor yang ditugaskan oleh perusahaan pembiayaan (leasing)”. Ujarnya.

"Masyarakat sudah muak dengan aksi premanisme yang dilakukan pihak leasing. Indonesia negara hukum, jadi tidak ada aksi premanisme dengan dalih apapun," kata salah satu warga indramayu, cutisna.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Indramayu, M. Alam Sukmajaya, ST.MM, menyampaikan, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melakukan rapat kerja dengan mitra kerja diantaranya jajaran Polres untuk menindaklanjuti informasi-informasi yang telah disampaikan. DPRD dan pihak terkait sepakat tidak bisa mentolerir sikap arogansi oknum debt colector perusahaan pembiayaan (leasing) yang sangat meresahkan masyarakat. “hal yang telah dilakukan oknum debt colector sudah jelas melanggar undang-undang yang kita ketahui bersama, Kami akan menampung semua aspirasi yang disampaikan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi bersama jajaran Kepolisian untuk mengatasi seluruh permasalahan ini.” Ujarnya.

Serupa dengan Ketua Komisi III, Wakil Ketua Komisi I DPRD Indramayu, Ibnu Rismansyah, mengatakan, tidak hanya Bank Sinar Mas saja tapi perusahan-perusahan leasing yang lain juga harus di tegaskan “pihak terkait diharapkan bekerja sama mencari bagaimana solusi kedepan mengatasi sikap arogansi oknum debt colector perusahaan pembiayaan (leasing) dalam rangka melindungi masyarakat dari tindak kekerasan dan premanisme”. Tuturnya. (Tim.MP).


Komisi