INDRAMAYU.(MP) DPRD kabupaten Banjarnegara dan DPRD kabupaten Madiun berkunjung ke DPRD Kabupaten Indramayu, dipimpin masing-masing rombongan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun Bagos Rizki Dan ketua pansus 1 DPRD kabupaten Banjarnegara Suparno Budi, Kedatangan rombongan diterima langsung oleh ketua Komisi III DPRD Kab. Indramayu, M Alam Sukmajaya ST MM, didampingi Dinas keuangan Daerah (DKD) Kab.Indramayu, Kedatangan mereka ke Indramayu dalam rangka Retribusi daerah dan Aset.

Ketua Pansus 1 DPRD Kabupaten Banjarnegara Suparno Budi mengatakan tujuan kedatangannya tersebut untuk mencari referensi, sharing dan berbagi pengalaman serta bertukar informasi terkait permasalahan dan solusi mengenai Retribusi daerah dimana ada didalamnya tentang pajak penerangan jalan umum dan meningkatkan pendapatan daerah melalui perparkiran. “kami melakukan kunjungan dan study banding ke DPRD Indramayu ini untuk mencari tahu bagaimana Kabupaten Indramayu dalam mengatasi permasalahan dan solusi mengenai Retribusi daerah dan pengelolaan aset" ujarnya.

Dan dipilihnya kunjungan kerja ke Indramayu karena dalam pantauan, dalam Pengelolaan Retribusi daerah dan kebijakannya dipandang baik dalam mengatasi masalah. Harapannya bisa memperoleh banyak ilmu untuk bisa dijadikan oleh-oleh di Banjarnegara.

Demikian juga yang diutarakan Komisi C DPRD Kabupaten Madiun Bagos Rizki terkait retribusi daerah kabupaten Indramayu. Menanggapi hal tersebut Kabid Asset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu Mawita menjelaskan " bahwa dalam lima tahun sekali kami melakukan revisi dalam melakukan mou dengan PLN terkait pajak penerangan jalan umum (PJU) dan untuk pajak parkir target di tahun 2018 sekitar 420 juta rupiah "

Di akhir kunjungan kerja DPRD kabupaten Banjarnegara, DPRD kab Indramayu dan DPRD kabupaten Indramayu saling bertukar cindera mata tanda akhir kunjungan kerja. (Tim.MP)

INDRAMAYU (MP) Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H. Taufik Hidayat, SH.M.Si menghadiri acara peringatan Hari Aksara Internasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 yang diselenggarakan di alun-alun pendopo pemkab Indramayu.

Peringatan Aksara Internasional tahun 2018 yang bertajuk “mengembangkan keterampilan literasi yang berbudaya” tersebut dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Supendi, M.Si, Dandim, Kajari, Kapolres, Satpol PP, perwakilan SKPD, guru, pelajar serta unsur PNS Kabupaten Indramayu. Turut hadir Direktur Pembinaan Pendidikan Kesetaraan pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan DR. H. Abdul Kahar, Kepala Dinas Pendidikan Prov Jabar yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Tenaga Kependidikan, Ketua Ikatan Penilik Indonesia Prov Jabar. Ketua Forum PKBM Jabar, Ketua Ikatan Pamong Belajar Indonesia Prov Jabar dan tamu undangan lainnya. Kegiatan tahunan tersebut itu dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Indramayu H. Supendi, M.Si.

Dalam sambutannya Wakil Bupati indramayu, H. Supendi, M.Si menyampaikan, “kegiatan tingkat provinsi yang digelar ketiga kalinya di Kabupaten Indramayu tahun ini mengusung tema Mengembangkan Keterampilan Literasi yang Berbudaya memiliki maksud dan tujuan melihat jenis keterampilan keaksaraan yang dibutuhkan dalam menavigasi masyarakat dan mengeksplorasi kebijakan keaksaraan yang efektif” ujarnya.

Senada dengan Wakil Bupati, Ketua DPRD Indramayu H. Taufik Hidayat, SH. M.Si mengatakan pengembangan keterampilan literasi yang berbudaya harus ditujukan kepada semua elemen masyarakat Indonesia, terutama generasi muda. “Dengan membaca, kita akan tahu budaya orang lain juga budaya setiap Negara sehingga akan muncul rasa saling menghargai keragaman budaya, dengan demikian maka kedamaian dunia akan terwujud” tuturnya.

Pada Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) di Kabupaten Indramayu yang cukup meriah ini berbagai acara ditampilkan seperti berbagai tarian, musik tradisional dan defile dari Kabupaten-Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Jawa Barat. (Tim MP)

Indramayu (MP) Momen Hari Anti Korupsi Sedunia 2018 (10/12/2018) dimanfaatkan LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang di pimpin Subandi, untuk unjuk rasa di depan DPRD Kabupaten Indramayu dengan 7 tuntutan, antara lain yang mereka tuntut bebaskan Indramayu dari Korupsi, Pungli dan bayaran untuk pencari kerja.

Aksi puluhan orang ini selain berorasi di DPRD , juga mereka lakukan di POLRES, KODIM, Kejaksaan dan Pendopo Kabupaten Indramayu

Di sela-sela aksi, LSM Pernjara dan PSI kemudian ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H. Ruslandi SH. Dia mendukung demo tersebut dan menerima 7 tuntutan yang diserahkan pendemo kepadanya.

Kegiatan unjuk rasa di kawal Polisi Resort Indramayu, dan melanjutkan Longmarch ke Pendopo (Media Parlemen)

INDRAMAYU.(MP) Komisi C DPRD Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke DPRD Kabupaten Indramayu yang dipimpin Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Erry Sadewo. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Anggota Komisi IV DPRD Kab. Indramayu, Ruswa, MpdI, juga hadir dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Daerah Kab.Indramayu, Kedatangan mereka ke Indramayu dalam rangka study komparatif mengenai permasalahan dan solusi kawasan permukiman kumuh.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Erry Sadewo mengatakan tujuan kedatangannya tersebut untuk mencari referensi, sharing dan berbagi pengalaman serta bertukar informasi terkait permasalahan dan solusi kawasan permukiman kumuh. “kami melakukan kunjungan dan study banding ke DPRD Indramayu ini untuk mencari tahu bagaimana Kabupaten Indramayu dalam mengatasi permasalahan dan solusi mengenai kawasan permukiman dan perumahan kumuh. Kami pilih study ke Indramayu karena dalam pantauan, kota ini memiliki kebijakan bagus soal mengatasi masalah pemukiman. Harapannya bisa memperoleh banyak ilmu untuk bisa dijadikan oleh-oleh ke sana," ujarnya.

Demikian juga yang diutarakan Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Wahid, mempertanyakan bahwa di sekitaran rel kereta api kota Semarang masih terdapat banyak rumah2 kumuh.bagaimana selaku wakil rakyat kab.indramayu dlm mngatasi masalah tsb? Juga Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang lainnya H. Muhammad Chahid yang mengatakan bahwa Kab.Indramayu sangat banyak penduduk nya,bagaimana pemerintahan dan DPRD Kab..Indramayu dalam mnanggulanggi kawasan pemukiman yang kumuh di Indramayu.

Menanggapi hal tersebut kabid.dinas perumahan dan kawasan permukiman daerah kab.indramayu, Bhayu menjelaskan bahwa kawasan kumuh di daerah kab.indramayu yang di tangani oleh pemerintahan kab.indramayu itu mengikuti program dari pemerintah pusat yaitu program KOTAKU yang dapat mengurangi wilayah kumuh dan berharap bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk mendukung terwujudnya tujuan program tersebut, di tingkat kelurahan/desa telah terbentuk kelembagaan yang representatif dan mengakar yang dinamakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),bagi desa-desa yang mendapat program KOTAKU harus benar-benar bisa dimanfaatkan baik oleh desa maupun masyarakatnya. Karena dapat mengurangi wilayah kumuh yang sudah ditanggung oleh program. Sehingga saat sekarang kawasan kumuh di daerah Kab.indramayu sudah membaik, karena pusat meninjau dan menilai hasil nya memuaskan (Tim.MP)

INDRAMAYU MP- Dengan membawa sejumlah poster dan sepanduk ratusan supir angkot desa jurusan karangampel jatibarang dan karangampel kedokanbunder datangi kantor dinas perhubungan kabupaten indramayu jawa barat,massa mendesak dishub dan pihak terkait untuk menertibkan kendaraan kol bak terbuka, beca motor, dan odong-odong yang sengaja mengambil penumpang di jalan, ngetem (Menunggu penumpang) di pasar dan di depan sekolah, menyebabkan penghasilan supir angkot trayej karangampel jatibarang dan karangampel kedokanbunder turun drastis sehingga tidak dapat menghasilkan setoran yang sesuai. (Rabu 05/12/2018).

“ Padahal sebelum adanya beca motor, kendaraan kol bak terbuka dan odong-odong kita bisa mendapatkan 100 ribu sampai 150 ribu per hari, namun kini untuk dapat menghasilkan yang sesuai setoranpun tidak dapat terpenuhi, oleh karna itu kami gabungan supir angkot jurusan karangampel jatibarang dan karangampel kedokanbunder mendesak dinas perhubungan dan kepolisian agar segera menertibkan beca motor, kendaraan kol bak terbuka dan odong odong agar tidak membawa muatan orang sebagaimana fungsinya seperti tidak membawa penumpang angkutan umum-orang.” Ujar H KASIMIN sebagai koordinator unjuk rasa.

Pada unjuk rasa di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu di temui langsung Kabid Perhubungan Darat Rasito, Kasat Lantas Polres Indramayu dan Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PKS H Ruswa, MpdI, menurut politisi pks ini, dengan adanya tuntutan para supir angkot pedesaan yang merasa keberatan dengan ber oprasinya beca motor, kendaraan kol bak terbuka dan odong-odong yang mengangkut penumpang umum. Yang berdampak pada menurunya pendapatan para supir angkot, atas koordinasi dari Dinas Perhubungan dan pihak Kepolisian semoga ada solusi yang baik. “ Untuk kendaraan yang tidak di gunakan sebagaimana fungsinya dishub dan pihak lantas polres indramayu harus melakukan langkah penertiban terhadap beca motor, kendaraan kol bak terbuka dan odong-odong yang makin marak di trayek karangampel jatibarang dan karangampel kedokanbunder “. Tegas H RUSWA (TIM MP).

INDRAMAYU (MP) Ketua DPRD Kab. Indramayu menghadiri upacara peringatan HUT KORPRI ke 47 tingkat Kabupaten Indramayu dengan tema “Korpri Melayani, Bekerja Dan Menyatukan Bangsa, bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Indramayu, Drs. H. Supendi, M.Si dihadiri oleh Dandim, Kajari, Kapolres, Satpol PP, Sekda serta perwakilan SKPD, guru, pelajar dan unsur PNS Kabupaten Indramayu.

Selama 47 tahun, Korpri beserta seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara telah memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Korpri telah menjadi salah satu pengikat dalam memperkokoh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman. Jajaran Aparatur Sipil Negara telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan menjadi motor penting dalam pembangunan nasional. Jajaran Aparatur Sipil Negara juga ikut serta menjadi teladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si ketika menjadi inspektur upacara pada puncak peringatan HUT KORPRI ke-47 tingkat Kabupaten Indramayu, Rabu (29/11/2018) di Alun-Alun Indramayu.

Senada dengan Wakil Bupati Indramayu Ketua DPRD Indramayu H. Taufik Hidayat, SH, mengatakan Peringatan HUT KORPRI yang digelar setiap tahun harus bisa memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat persatuan bangsa serta upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan. Dihadapkan pada perubahan sosial dan ekonomi yang sangat pesat, Aparatur Sipil Negara juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman. (Tim.MP).

Komisi