Anggota DPRD kabupaten Indramayu Dapil-3 Hj Kursiah mengunjungi konstituennya melalui reses yang dilakukannya di beberapa lokasi. Kegiatannya itu merupakan rutinitas terjadwal yang dia agendakan setiap tahun.

Kunjungan reses itu sekaligus menjawab dan menepis tudingan miring warga masyarakat yang menyebut bahwa oknum anggota dewan saat sebelum pemilihan, berlomba-lomba datang menemui warga masyarakat membawa muka manis dan "merengek" agar dirinya yang dipilih. Kemudian setelah duduk manis di kursi dewan, dirinya justru menjadi sulit ditemui, bahkan terkesan menunjukkan prilaku laksana kacang yang lupa akan kulitnya.

Tetapi terbukti, tudingan seperti itu terlihat cukup jauh dari sosok Hj Kursiah walau kondisi masih lemah karena baru sembuh dari sakit, tapi masih dan menyempatkan mengunjungi serta bersilaturahmi dengan konstituennya, yang ketika itu datang disertai Ketua PK GOLKAR Jatibarang Offy Ferry Fernandi yang rencananya akan mencalonkan diri sebagai balon DPRD Provinsi Jabar dan Sang Suami Kuwu Desa Kebulen H. Tarkani.

Menanggapi hal itu, Kuwu Desa Ujungaris, Tatang, sebagai tuan rumah mengapresiasi sikap politisi asal Partai GOLKAR itu, “ kunjungan anggota dewan merupakan bentuk perhatian kepada rakyat yang mana warga masyarakat setempat merasakannya sebagai suatu kehormatan dan kebanggaan “ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, bahwa dirinya bangga lantaran desa yang dia pimpin menjadi lokasi kunjungan reses anggota dewan yang sebelumnya tidak pernah terjadi hal seperti itu.

Dalam dialog pada reses itu, Eko, menyampaikan aspirasi dan harapannya agar balai desa ujungaris menjadi perhatian khusus.

Sementara itu ibu Uang, menginginkan agar pembangunan jalan dilanjutkan hingga keujung desa sebelah agar transportasi warga lancar tidak terhambat.

Menanggapi apirasi itu, Hj Kursiah menyatakan menampung informasi itu dan akan dia bicarakan di fraksinya sebelum dibahas di tingkat komisi hingga diplenokan di paripurna, selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak dinas terkait.

Ketua DPRD Kab. Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH, MSi, menerima kedatangan perwakilan Honorer yang berada di wilayah Kecamatan Anjatan, Patrol, Haurgeulis, Sukra, Gantar, Bongas, Kroya, Gabus Wetan dan Kandanghaur yang tergabung dalam Forum Honorer Indramayu Barat (FORHIB). Bermaksud ingin bertemu langsung dengan wakil rakyat, guna menyampaikan keluh kesah dan aspirasi pegawai honorer di Wilayah barat.

Audensi bertempat di Ruang Ketua Senin, 16/04/2018, perwakilan Forum Honorer Indramayu Barat (FORHIB), mengungkapkan, Upaya guru mendidik, membimbing, mengajar dan melatih anak didik bukanlah hal yang mudah dan gampang ini membutuhkan keseriusan, pengalaman serta profesionalisme dalam mengorganisasikan pembelajaran sehingga mampu menjadi materi pelajaran yang dapat dipahami anak didik dengan baik. Guru mempunyai tugas yang Komplex dan sangat berat karena membawa misi pembelajaran, pencerdasan dan pembaharuan serta mempunyai peran sangat strategis dalam pembangunan bangsa. “Kedatangan kami untuk meminta bantuan DPRD Indramayu agar Pemerintah Daerah memperhatian nasib pegawai Honorer”. Katanya.

Menanggapai hal tersebut, Ketua DPRD Indramayu, H. Taufik Hidayat, SH, MSi, mengatakan “Pihak nya akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan, karena kami menilai guru honor dan guru PNS sama-sama berjasa untuk mendidik anak bangsa, mengingat betapa pentingnya tugas dan konstribusi guru honorer dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Berubahnya sistem pendidikan dan lahirnya sejumlah peraturan pemerintah serta undang-undang dibidang pendidikan, belum mampu menyentuh dan memperbaiki profesi dan penghidupan guru honorer agar dapat hidup lebih baik dan sejahtera, seiring tuntutan jaman yang mengharuskan guru honorer untuk profesional, dengan sejumlah tugas dan tanggung jawab yang berat harus di laksanakan ditengah merosotnya moral dan rendahnya kualitas pendidikan di negri ini”. tandasnya.

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan reses adalah untuk memperoleh masukan-masukan serta untuk menyerap dan atau menjaring aspirasi masyarakat/konstituennya di masing-masing daerah pemilihan (Dapil), untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak eksekutif untuk ditindaklanjuti sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

Hasil kegiatan reses anggota DPRD akan dituangkan dalam bentuk POKOK-POKOK PIKIRAN DPRD dan diserahkan langsung kepada Bupati melalui Bappeda sebagai bahan masukan awal penyusunan RKPD.

Pokok-pokok Pikiran DPRD meliputi seluruh bidang pembangunan dan urusan kewenangan pemerintah daerah, permasalahan yang berkembang di masyarakat saat ini, hasil pelaksanaan reses DPRD, hasil aspirasi masyarakat berdasarkan audiensi, hasil aspirasi berdasarkan demonstrasi komponen masyarakat, hasil-hasil studi banding DPRD.

Ketua Komisi IV dari Fraksi Partai Golkar DPRD Kab Indramayu Drs H Muhaemin mengatakan kegiatan reses perlu dilakukan guna mendengarkan secara langsung aspirasi yang ada di masyarakat. Sehingga nantinya bisa diambil sebuah keputusan yang terbaik.

"Kalau tidak, bagaimana kita bisa ke tempat konstituen untuk menampung aspirasi? Dalam masa reses, satu hari bisa pergi ke beberapa tempat," katanya.

Muhaemin juga menambahkan dalam reses ini juga sangat penting agar konstituen tidak merasa bahwa anggota dewan yang terpilih tidak sampai (diibaratkan) kacang lupa kulit.

Pada saat reses kali ini yang bertempat di blok Pule Gunungsari Sukagumiwang, masyarakat menginginkan agar jalan diperbaiki dan hal tersebut di amini oleh Muhaemin bahwa tidak lama lagi jalan jalan tersebut akan di Hot Mix dan jalan utama akan di cor, sedang anak muda setempat meminta sarana olah raga berupa meja tenis meja.

Diakhir acara reses Drs H Muhaemin menyerahkan sebuah televisi untuk digunakan di balai desa setempat.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Taufik Hidayat, SH MSi menghadiri upacara pembukaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) ke 101 Kodim 0616 Indramayu tahun 2018 di selenggarakan di Lapangan Desa Cempeh yang di hadiri pula oleh Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Yosua Pandit Sembiring, Komandan Kodim 0616 Indramayu Letkol Kav Agung Nur Cahyono SIP M.Tr (HAN) dan Bupati Indramayu Hj Anna Sophana SH selaku Inspektur Upacara.

Pada Kesempatan itu Inspektur upacara berpesan “ Untuk Bangun kebersamaan TNI bersama Masyarakat agar terjalin sinergisitas selama pelaksanaan TMMD dan mengembangkan setiap potensi yang ada di masyarakat sehingga menjadi satu kekuatan yang dapat mendukung kegiatan pemberdayaan serta kemandirian masyarakat serta masyarakat cempeh jangan hanya menjadi penonton tetapi ikut serta dalam kegiatan pembangunan di desa cempeh ini “ tandas Hj Anna Sophana, SH.

 

TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) merupakan sinergitas antara TNI dengan masyarakat dan juga merupakan program lintas sektoral TNI dengan Pemda dan kepala Dinas. TMMD 101 Kodim 0616/ Indramayu dipusatkan di Desa Cempeh Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu ada dua sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik yg meliputi pengaspalan jalan, proses pengaspalan jalan setapak, pemasangan PJU, pembuatan TPT, Rehab Rutilahu serta Rehab Musholah. Adapun sasaran non fisik berupa pemberian materi pelatihan – pelatihan dan penyuluhan – penyuluhan tentang kesehatan serta lainya.

 

Ikatan wartawan Online (IWO) Kabupaten Indramayu dan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu bersepakat untuk saling bersinergi dan bertukar informasi terkait pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu,H.Taufik Hidayat,SH,MSi mengatakan legislatif membutuhkan dukungan dari semua stake holder yang ada di Kabupaten Indramayu.

"IWO sebagai organisasi wartawan online memiliki peran yang cukup vital dalam memberikan dukungan untuk kemajuan daerah.Kita terbuka dengan saran dan kritik.Demi perbaikan kinerja,saran dari rekan-rekan media online akan sangat membantu,"kata dia saat bertemu dengan pengurus IWO Kabupaten Indramayu di gedung DPRD Kabupaten Indramayu,Kamis (26/4).

 

Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat,menjadikan media sosial dan online sebagai salah satu kekuatan atau pilar dalam kehidupan bermasyarakat.

"Era digitalisasi yang terus berkembang, membuat DPRD sebagai lembaga legislasi harus mengaktualisasikan diri dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,"kata dia.

Sementara itu, Ketua IWO Kabupaten Indramayu,Tomi Indra,SE mengatakan sebagai organisasi pers, IWO akan memberikan saran dan kritik yang konstruktif bagi perkembangan pembangunan di daerah.

"IWO akan menjadi mitra yang cerdas yang mampu memberikan saran dan kritik demi kemajuan daerah. Apalagi perkembangan pembangunan di sejumlah kabupaten/kota di wilayah III Cirebon seperti Kabupaten Majalengka,Cirebon dan Kabupaten Indramayu akan berubah drastis pasca beroperasinya bandara kertajati,"kata dia.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Taufik Hidayat,SH,MSi dihadapan pengurus IWO Indramayu juga banyak menyampaikan sejumlah program dan rencana jangka pendek untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) mulai dari membangun kawasan pusat perdagangan dan jasa diwilayah perbatasan Kabupaten Majalengka, meningkatkan roda perekonomian masyarakat dari beroperasinya Bandara kertajati Majalengka,peningkatan potensi daerah serta peningkatan dari dana bagi hasil migas dengan pemerintah pusat.

Ratusan masa dari Perhimpunan Petani Indramayu (PPI) yang terdiri dari Forum Komunikasi Generasi Muda ( FKGM ), Himpunan Tani Cantigi (HTC), Penggerak Hati Rakyat (Perak), dan Kelompok Tani Arahan, mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Indramayu dengan maksud menyambangi anggota dewan, menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Indramayu, menangkap Mafia Program Bantuan Bidang Pertanian.