INDRAMAYU (MP)  - Masyarakat Yang Tergabung Dalam Paguyuban Nelayan Indramayu Dan Forum Masyarakat Peduli (FMP) Mendatangi  Gedung Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu. Kamis (01/04/2021)

Bertempat Di Ruang Rapat  Bapemperda DPRD Kabupaten Indramayu Paguyuban Nelayan Indramayu dan Forum Masyarakat Peduli dalam audensi ini Di Terima Langsung Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin, SH Didampingi Sekretaris Komisi III H Ahmad Fathani, Sekretaris Komisi IV Abdul Rojak  Serta Dinas Perhubungan, Diskanla.

Di hadapan Pimpinan dan Anggota DPRD kabupaten Indramayu ketua Forum Masyarakat Peduli asep sumarna bersama Paguyuban Nelayan Indramayu mendesak Kompensasi dan realisasi Corporate Responsibility (CSR) untuk nelayan terdampak pembangunan pelabuhan Internasional patimban, yang beroperasi di wilayah itu agar segera membayarkan tanggung jawab sosial dan lingkunganya kepada warga, pelabuhan Internasional patimban, Sudah melakukan kegiatan pembangunan. Namun kompensasi yang menjadi kewajiban belum pernah menyentuh terhadap para nelayan.

Hal ini disampaikan salah satu perwakilan nelayan, junanto. Menurut junanto, persoalan yang saat ini dihadapi nelayan adalah persoalan perut. “Lahan kami sudah terdampak dan pendapatan juga menurun, nelayan merasakan ada dampak dari pembangunan Pelabuhan Patimban pada hasil tangkapanya” jelas junanto.

Sementara Itu, Perwakilan, Dul Wahid Senada Dengan Junanto. “ Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tidak Pernah Memberikan Solusi Yang Tepat Bagi Para Nelayan Yang Terdampak,” Katanya.

Kami berasal dari Rakyat dan akan memperjuangkan rakyat, Karena bagaimanapun juga walaupun keberadaan Pelabuhan internasional patimban secara letak geografis berada di perbatasan wilayah Subang dan indramayu, dengan adanya pembangunan pelabuhan internasional patimban tersebut otomatis dampak nya itu sampai wilayah Indramayu.

"pelabuhan internasional patimban memang harus ada efek yang baik untuk lingkungan sekitar. Baik untuk Indramayu pada khususnya dan Jawa barat secara umum,” tegas fathani

“Hari ini, telah di dengarkan dan kami catat untuk pembahasan selanjutnya, kami Berharap kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini, semua perusahaan yang di Indramayu harus  bermanfaat khususnya bagi lingkungan sekitar umumnya bagi rakyat indramayu. Baik BUMN, BUMD, Perusahaan swasta itu harus ada manfaat untuk masyarakat” pungkas fathani.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Indramayu Abdul Rojak menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan internasional tersebut, pasti akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan nasional. Dengan jelas ia menyampaikan akan memberikan keberpihakan dan prioritas kepada rakyat agar tidak ada yang tersakiti.

 “Saya sebagai Anggota Dewan tentu utamanya kepada rakyat. Pembangunan boleh, pembangunan itu tujuannya untuk mensejahterakan rakyat secara nasional tetapi tanpa mengabaikan kesejahteraan warga masyarakat yang terkena dampak pembangunan tersebut, tegasnya. TIM MP