BANDUNG MP - Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu melakukan konsultasi ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Prov Jawa Barat, konsultasi Komisi II dalam rangka menggali sumber-sumber informasi berkaitan dengan Kepariwisataan di masa Pandemi Covid 19, Menanggapi hal tersebut pihak Dinas Periwisata dan Kebudayaan Prov Jawa Barat  pada sat itu di sampaikan Kabid destinasi Pariwisata Aris Dwi Subiantoro menjelaskan.         

Bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjadikan Sektor Pariwisata sebagai Lokomotif  Ekonomi masa depan. Sejumlah upaya dan program terus digagas Pemda Provinsi Jabar untuk mewujudkannya.

Menjadikan “Jawa Barat Juara Pariwisata” adalah yang pertama yang harus dipahami adalah definisinya.

Pariwisata adalah “Bisnis Kebahagiaan”. Industri Pariwisata diciptakan untuk menarik orang  berkunjung. Apalagi, Jabar memiliki panorama dan kondisi alam yang indah.

Pariwisata itu definisinya adalah “Bisnis Kebahagiaan”. Orang mau bahagia dia mau keluar duit. Bahagia dengan Shoping maka ada Pariwisata Shoping, bahagianya melihat Festival maka dia mau jauh-jauh datang menonton Festival, bahagianya dispiritualitas maka Wisatanya Umrah, Wisata Kunjungan. Dia bahagianya Eventusik, maka dia datang ke Konser-Konser Musik. Jadi, Definisi Pariwisata itu, adalah kebahagiaan seperti apa yang bisa membuat orang mau datang ke Jawa Barat.

Industri Pariwisata di Jabar bisa disesuaikan dengan kondisi Alam dan Budaya di setiap Daerah.

Pemerintah Jawa Barat menjadikan sektor pariwisata diharapkan jadi lokomotif ekonomi bagi masyarakat Jawa Barat. Mengingat, pariwisata merupakan sumber ekonomi paling mudah memberikan kesejahteraan multidimensi kepada masyarakat. Apalagi, Jabar punya aneka potensi destinasi wisata yang bisa dikembangkan.

Karena itu, diperlukan strategi jitu untuk mendongkrak pamor dan mengelola potensi destinasi-destinasi wisata yang ada di Jabar. Juga mengantongi tiga strategi guna merealisasikan visi dan misi yang dicanangkan.

Strategi pertama, memperbaiki akses serta infrastruktur. Memperbaiki akses transportasi ke potensi-potensi pariwisata. Jalannya diaspal lagi. Infrastruktur diperbaiki.

Strategi kedua, menyulap atau memoles destinasi wisata untuk kelas nasional maupun internasional.

Strategi ketiga, membuat lokasi pariwisata.

Jika strategi tersebut berhasil mendongkrak pamor pariwisata Jabar, maka pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata tergolong besar. Apalagi pariwisata itu merupakan bisnis kegembiraan. Dalam lima tahun akan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi tinggi oleh pariwisata. Pariwisata itu adalah bisnis kegembiraan. Jadi, terjemahkan saja bagaimana bikin orang bergembira.

Kabid Destinasi Pariwisata Aris Dwi Subiantoro  selanjutnya menyampaikan bahwa dalam masa pandemi ini semua pelaku pariwisata harus bersama-sama menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Destinasi wisata, hotel, restoran, dan cafe wajib bersertifikasi CHSE, membatasi jumlah pengunjung sesuai dengan level kewaspadaan Kabupaten/Kota, dan juga pembatasan jam operasional.


Selain itu lima pilar pemulihan ekonomi, sosial, dan budaya juga menjadi strategi penting yang harus diperhatikan. Kelima pilar tersebut adalah kebudayaan, kelembagaan, destinasi, industri, serta pemasaran. Dengan beberapa masukan yang diterima, DPRD Kab Indramayu berharap bisa mengelola pariwisata di daerahnya lebih baik lagi selama masa pandemi.

Adapun persiapan pelaksanaan antisipasi peniadaan mudik pada masa Idul Fitri 1442H.

Bahwa disparbud jabar sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kadispar kabupaten/kota pada 29/4/2021 untuk membahas strategi antisipasi lonjakan pengunjung di tempat wisata. Strategi tersebut meliputi pengetatan protokol kesehatan, penerbitan CHSE, rencana rapid tes antigen, pemasangan aplikasi masstracing dari JDS, menerbitkan surat imbauan, serta mendukung kegiatan penyekatan jalur lalu lintas oleh Dishub, Polri, TNI, dan Satpol PP.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) tengah berupaya menjadikan Pulau Biawak di Indramayu menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.

Langkah tersebut sebagai upaya menggali potensi wisata di daerah yang ada di Jabar. TIM MP


Komisi