INDRAMAYU (MP) Bertempat di ruang Command Center dan Pendopo Indramayu pimpinan DPRD kabupaten Indramayu beserta Forum komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPIMDA) Indramayu hadiri Video Conference (Vicon) Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indramayu Periode Tahun 2021 - 2026 Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., C.R.A dan Lucky Hakim oleh Gubernur Provinsi Jawa barat H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. Jumat 26 February 2021.

Dengan Penuh khidmat Gubernur Jawa barat Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D melantik Bupati wakil bupati Indramayu, Sukabumi dan Pangandaran, juga walikota dan wakil walikota Depok masa jabatan 2021-2026 di Gedung Merdeka Bandung.

Gubernur Provinsi Jawa barat H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D dalam Sambutannya Jadilah Seorang pemimpin yang amanah dan bisa menjadi contoh bagi Masyarakat yang akan di pimpin, sehingga akan menjadi pemerintah yang bermartabat dan solid di Mata Pemerintah Dan Harus menjadikan daerahnya sebagai pusat investasi kalau kita bertekad menjadi salah satu provinsi juara di Asean

Bersemangatlah jadi wilayah swasembada pangan adalah ekonomi yang kuat tangguh karena itu kepada Bupati yang lahannya masih kosong masih banyak tolong manfaatkan produktivitasnya,  fokus pada reformasi kesehatan ingin mengajarkan kalau kita lemah dalam bidang kesehatan maka memporak-porandakan Seluruh dimensi maka fokuskan dalam pencapaian informasi kesehatan dan ekonomi digital ekonomi hijau dan Pariwisata ekonomi baru ini.

 “ Mudah-mudahan bisa dipahami sebagai cara pandang Baru mari kita beradaptasi dengan profesi Jadi itulah pesan integritas bangun dengan melayani sepenuh hati, bangun profesionalisme selalu beradaptasi terhadap hal-hal baru  “. Tegasnya.

Ketua DPRD kabupaten Indramayu H Syaefudin SH Mengatakan Selamat atas dilantiknya Ibu Nina Agustina, SH, MH dan Bapak Lucky Hakim menjadi Bupati & Wakil Bupati Kab. Indramayu Periode 2021 - 2026

“ Harapan Saya sebagai Ketua DPRD juga mewakili Masyarakat Indramayu semoga Amanah, Manfaat serta Indramayu menjadi lebih baik lagi ke depannya dan tetap selalu ber Sinergi dengan Legislatif “. Ungkapnya.TIM MP

INDRAMAYU (MP) Rangkaian  kegiatan  bakti sosial Ikatan Keluarga Istri Anggota DPRD Kabupaten Indramayu (IKIAD) dilakukan dengan penyaluran bantuan sembako dan obat-obatan, kepada masyarakat terdampak  banjir.

“Kepedulian Ikatan Istri Anggota DPRD Kabupaten Indramayu (IKIAD) tersebut dilakukan di berbagai wilayah di Indramayu,” Jumat,12 Februari 2020

Pemberian bantuan sembako dan obat-obatan kepada masyarakat korban terdampak banjir tersebut dilakukan di beberapa titik yakni kecamatan Sukagumiwang, kecamatan Kertasmaya, dan kecamatan Losarang.

Pemberian bantuan tersebut Walaupun  tidak maksimal namun paling tidak warga di kecamatan Sukagumiwang, kecamatan Kertasmaya, kecamatan Losarang bisa mengurangi beban pasca banjir.

“Ini bentuk kepedulian yang bisa diperbuat Ikatan keluarga Istri Anggota DPRD Kabupaten Indramayu (IKIAD) semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat,” ungkap ketua IKIAD H Idha.

Salah satu perwakilan masyarakat Desa Cemara kulon kang pendi, menyampaikan ucapan terima kasih khususnya  kepada Ikatan Keluarga Istri Anggota DPRD Kabupaten Indramayu (IKIAD) yang telah memberikan bantuan Sembako dan obat-obatan kepada masyarakat Desa Cemara kulon.

“Mewakili Masyarakat Desa Cemara kulon, semoga bantuan ini dapat mengurangi beban warga,” kata Kang Pendi

Anggota Ikatan Keluarga Istri Anggota DPRD Kabupaten Indramayu (IKIAD) Ibu H Warli menambahkan pemberian bantuan ini merupakan kegiatan Rutin yang dilakukan Ikatan keluarga istri anggota DPRD Indramayu (IKIAD) Kami harus terus menanamkan rasa empati untuk masyarakat Indramayu yang membutuhkan,” kata istri H Warli. TIM MP

INDRAMAYU (MP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indramayu menerima kunjungan dari Tiga DPRD, Senin (22/02/2021). Tiga DPRD tersebut antara lain adalah DPRD Kabupaten Temanggung, DPRD Kota Tegal, dan DPRD Kabupaten Demak. Kunjungan kerja ini diterima langsung oleh Ketua Badan Kehormatan, H.Ruyanto yang didampingi anggota Komisi IV, H. Muhammad Ali Akbar.

Kunjungan ketiga DPRD ini memiliki agenda dan tujuannya masing-masing, DPRD Kabupaten Temanggung yang  melakukan kunjungan kerja terkait persiapan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020. DPRD Kota Tegal berkaitan dengan Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi serta penangan banjir diIndramayu, dan DPRD Kabupaten Demak Pendanaan dan Target sasaran Vaksinasi Covid-19 di Indramayu.Diskusi Panel kali ini juga turut mendatangkan dinas terkait antara lain adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ali Akbar yang merupakan anggota Komisi IV mengatakan tentang penyelenggaraan menara telekomunikasi di Indramayu sendiri sudah dibuat dan diatur dalam Peraturan daerah No.21 Tahun 2012. Dalam penanganan banjir di Indramayu hal pertama yang dilakukan adalah menutup tanggul-tanggul karena Indramayu sendiri jika terjadi banjir merupakan kiriman dari luar Daerah, dan bagi daerah yang terkena dampaknya DPRD Indramayu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk mebuat posko bencana dan menyalurkan Bantuan untuk daerah yang terkena dampak.

“ Untuk penyelenggaraan menara telekomunikasi ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah No.21 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan menara Telekomunikasi bersama di Kabupaten Indramayu, dan untuk penanganan sendiri kita di Indramayu ini hanya akan terjadi bencana banjir karena kiriman air dari tanggul daerah lain yang sudah tidak dapat menampung air lagi, sehingga penanganan yang dilakukan pertama adalah untuk menutup tanggul-tanggul yang jebol tersebut, dan kami bekerjasama dengan BPBD untuk pembangunan posko bencana dan pembagian Bantuan untuk daerah yang terkena dampak agak merata dan menyeluruh.” Ucap Ali Akbar.

Pimpinan Diskusi, H.Ruyanto mengatakan bahwa Kunjungan Kerja yang dilakukan oleh Tiga daerah sekaligus ini merupakan langkah menghemat waktu, yang dapat memperoleh informasi dan ilmu yang secara efisien, dan harapannya agar tetap bias menjalin hubungan baik dengan para anggota Legislatifdari Daerah lain.

“Saya senang jika kunjungan kerja ini dilakukan dihari dan jam yang bersamaan, karena nanti kita dapat saling bertukar opini didalam kegiatan rapat ini. Bahasannya juga akan lebih kompleks, makannya saat ini saya juga mengundang dinas-dinas terkait agar jawaban yang ditanyakan dari teman-teman legislative disini akan semakin jelas, dan semoga kedepannya Indramayu dapat menjalin hubungan baik dengan teman-teman legislatifdari Daerah-daerah lain.” Kata Ruyanto. TIM MP

INDRAMAYU (MP) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) H. Syaefudin Menerima Vaksinasi Tahap dua, Senin (15/02/2021). Vaksinasi yang dilaksanakan di Pendopo Indramayu ini di ikuti oleh Jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda).

Sebelumnya Syaefudin telah menerima vaksinasi tahap satu pada 01 Februari lalu. Mengikuti Prosedur Vaksinasi yang diberikan Dinas Kesehatan bahwa setelah 14 hari diberikannyaV aksinasi tahap Satu maka akan dilaksanakanVaksinasi Tahap Dua.

Vaksinasi tahap satu berfungsi untuk mengenalkan vaksin dan kandungan yang ada di dalamnya kepada system kekebalan tubuh, Vaksinasi tahap Dua ini bertujuan menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya.

Syaefudin mengatakan tidak merasakan ada efek terasa yang signifikan yang dirasakan setelah dilakukan vaksinasi tahap dua ini, Syaefudin kembali menegaskan bahwa walaupun nantinya sudah divaksin bukan berarti harus lalai terhadap Protokol kesehatan.

“Alhamdulillah tidak terasa apa-apa setelah di Vaksin, saya malah merasa sehat dan bugar. Tapi saya juga harus tetap patuh dengan Protokol Kesehatan yang berlaku.” Tegas Syaefudin

INDRAMAYU (MP) Perwakilan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indramayu melakukan audiensi dengan Wakil Rakyat Di Geudng DPRD Kabupaten Indramayu , Senin (15/2/2021).

Kegiatan Audensi Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Indramayu di temui langsung Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin,SH di ruang Rapat Pimpinan DPRD Indramayu.

Di temui langsung ketua DPRD Kabupaten Indramayu Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyampaikan perihal banyak ditemukannya minimarket yang melanggar Peraturan Daerah (perda) Kabupaten Indramayu Nomor 4 Tahun 2014, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan serta Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indramayu Raka Indra Lukmana mengatakan dengan Tegas, mestinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu harus menindak Tegas dan tak pandang Bulu dalam  menegakkan Peraturan Daerah (PERDA). Pasalnya, banyak pasar modern atau minimarket yang menyalahi isi yang terkandung Dalam Perda Daerah (PERDA) tersebut.

"Banyak minimarket yang belum mendapatkan ijin serta yang ijinnya belum diperpanjang tapi malah dibiarkan beroperasi tanpa ada teguran dari pemerintah, waktu operasional pun masih ada beberapa yang buka 24 jam, padahal sudah jelas dalam perda tidak diperbolehkannya buka lebih dari jam 11 malam," Tegasnya.

Atas pembiaran tersebut, PC PMII Kabupaten Indramayu menilai Pemerintah kabupaten Indramayu tidak tegas dan tutup mata atas menjamurnya minimarket yang tidak taat aturan. Karena itu, PMII menuntut Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menutup atau mencabut ijin minimarket yang melanggar Peraturan Daerah (PERDA) tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin,SH. mengungkapkan Apa Yang Menjadi keluhan masyarakat dan Harapan PC PMII Indramayu terkait  keberadaan perihal banyak ditemukannya minimarket yang melanggar Peraturan Daerah (perda) Kabupaten Indramayu Nomor 4 Tahun 2014, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan serta Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

" Kami akan Tindak lanjuti melalui Rapat Komisi Komisi dan akan Memanggil pihak terkait yang terlibat" Tegasnya.

Di akhir Kegiatan Audensi Pengurus Cabang (PC) pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Indramayu menyerahkan berkas beberapa Temuan dilapangan yang melanggar PERDA.TIM MP

INDRAMAYU (MP). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu terima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Pemalang, Selasa (03/02/2021). Kunjungan kerja yang dihadiri oleh 30 anggota DPRD Kabupaten Pemalang ini, diterima langsung oleh Wakil ketua DPRD Indramayu, H. Sirojudin, SP.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempelajari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu, dan mengetahui kebijakan apa saja yang di tetapkan DPRD Indramayu di tengah masa Pandemi saat ini. Menurut Sirojudin Indramayu juga sama terkena dampak Covid-19 ini, beliau mengatakan Indramayu juga terkena pemangkasan anggaran di berbagai sektor, dan untuk kebijakan yang dilakukan DPRD Kabupaten Indramayu membentuk Tim Pansus untuk mengawasi anggaran dana tersebut.

“ Di bagian ekonomi, anggaran tahun 2020 kemarin Indramayu sendiri kami terpangkas 117 Miliar, dan untuk mengawasi tersebut kami membentuk Pansus untuk mengawasi hal tersebut, dan tidak semua Kabupaten mau dan berani membentuk Pansus tersebut. Kami melakukan pengawan ketat terkait bantuan sosial yang akan diberikan kepada masyarakat, kami melakukan hal tersebut karena memang sudah menjadi kewajiban anggota DPRD untuk melakukan Penganggaran, Legislasi, dan Pengawasan”. Ujar Sirojudin

Sirojudin yang memimpin langsung kegiatan diskusi tersebut mengungkapkan rasa senangnya atas kunjungan DPRD Pemalang ini. Sirojudin mengungkapkan bahwa pintu DPRD Indramayu akan selalu terbuka bagi rekan-rekan Legislatif Kabupaten Malang kedepannya.

“Saya sangat senang teman-teman dari Kabupaten Pemalang ini memilih kami untuk dijadikan refrensi kebijakan mereka kedepannya. Karena saya sendiri ingat ketika Indramayu melakukan kunjungan kerja ke Pemalang, mereka sangat menerima kami dengan tangan terbuka. Maka saya pribadi ingin melakukan hal yang sama, karena pada dasarnya kita dari DPRD Indramayu juga butuh referensi dari Kota atau Kabupaten lain.” Ucap Sirojudin. TIM MP

Komisi